Ada Kampung Pancasila di Cendana Putih Lutra, Ini Kata Nuranifah

Luwu Utara, DNID Sulsel – Baru ada satu Kampung Pancasila di Kabupaten Luwu Utara, itu tepatnya di Desa Cendana Putih Kecamatan Mappedeceng sudah terbentuk.

Hal tersebut disampaikan Nuranifah, Camat Mappedeceng pada media ini via whatsapp, Minggu (25/9/2022).

Dengan adanya Kampung Pancasila tersebut, warga sekitar diharapkan dapat menjalankan nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila secara keseluruhan.

“Seperti gotong-royong dan toleransi harus tetap dipertahankan di lingkungan setempat,” sebut Nuranifah.

Tujuannya dengan adanya Kampung Pancasila di Desa Cendana, Putih Kecamatan Mappedeceng, untuk mengedukasi warga yang masih belum hafal Pancasila.

Nuranifah juga siap membantu dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkhusus generasi muda, tentang nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Alhamdulillah Desa Cendana Putih, Kecamatan Mappedeceng sudah mengaplikasikan kehidupan dengan berlandaskan Pancasila,” kata mantan Sekcam Masamba dan juga mantan Kabid Fakir Miskin di Dinas Sosial Luwu Utara.

[irp]Camat Nuranifah menjelaskan bahwa, Kampung Pancasila semestinya harus ada di semua kecamatan di Luwu Utara. Dengan maksud membumikan Pancasila kepada semua lapisan masyarakat.

Menurutnya, toleransi di masyarakat harus bercermin pada nilai Pancasila.

“Merajut keberagaman dan sebagainya, itu intinya,” imbuh dia.

Kampung Pancasila yang baru dibentuk ini kata dia, akan menjadi role model bagi terbentuknya kampung Pancasila lain di Bumi lamaranginang julukan Luwu Utara.

Nuranifah menambahkan bahwa, menurutnya, seluruh desa di Bumi Lamaranginang kedepannya juga akan mengaplikasikan hal serupa. Selain hidup gotong royong seperti pembuatan gapura, nanti juga akan ada kegiatan ‘mengaji’ Pancasila.

Masih banyak masyarakat yang hanya bisa menyebutkan Pancasila saja. Tanpa mengetahui makna yang terkandung di dalamnya.

“Hakekatnya yang penting. Sehingga dibumikan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

[irp]Terbentuknya kampung Pancasila kata dia, berawal dari kesadaran masyarakat. Diharapkan juga bisa mencegah adanya paham-paham radikal atau intoleransi yang dapat memecah belah bangsa.

“Sehingga nanti bisa dideteksi secara dini,” imbuh Nuranifah.

Sementara Komandan Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Apriadi Nidjo, S.M, M.Ip melalui Danramil 1403-11/Masamba Kapten CBA Marten Luter Rango’o, SE mengatakan, pencanangan Kampung Pancasila ini tidak hanya akan selesai secara seremonial saja.

[irp]Pihaknya berkomitmen akan melakukan pendampingan secara terus menerus. Harapannya akan terbentuk Kampung Pancasila lainnya di wilayah teritorialnya yakni Kecamatan Masamba, Rampi dan Mappedeceng serta di Luwu Utara.

“Kita akan adakan acara-acara walaupun tidak seremonial,” imbuh dia.

Tidak menutup kemungkinan dengan cikal bakal Kampung Pancasila, juga akan terbentuk Kabupaten Pancasila nantinya di Luwu Utara.

“Sehingga Pancasila tidak hanya akan diucapkan melalui mulut saja, melainkan juga berupa tindakan,” jelasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 25 September 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:44 WITA

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Berita Terbaru