Aksi Bejat Paman Tega Cabuli Ponakan Gadis Balia 14 Tahun Hingga Berulang Kali,

Sungguh ironis, gadis 14 tahun, di Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai menjadi korban pencabulan.

Mirisnya lagi, gadis yang masih belia itu dicabuli tak lain oleh paman kandung sendiri. Kini kasus itu puh telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Bhabinkamtibmas Polsek Kintom,Bripka Rizal Afriansyah mendampingi orangtua dari korban Pencabulan Anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai.

Bhabinkamtibmas Bripka Rizal mengatakan orang tua melaporkan kejadian tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banggai pada Selasa (4/6/2024) jam 11.00 Wita.

“Kali ini kita mendampingi seorang ibu rumah tangga untuk melaporkan kasus yang menimpa anaknya yang masih berusia 14 tahun,” katanya.

Sebelum melaporkan hal ini ke Mapolres Banggai, Bhabinkamtibmas bersama Kanit Intelkam Polsek Kintom IPTU Saleh Silo dan Camat Nambo Subhan Ahmad terlebih dahulu menemui korban sebagai respon cepat dari aduan orang tua.

Dari hasil pertemuan dengan Camat Nambo ini, pihaknya memutuskan untuk mendampingi langsung korban dan orang tuanya melapor serta menjalani Visum Et Repertum di RSUD Banggai.

Dijelaskannya bahwa kejadian ini terjadi pada Minggu (2/6/2024), pelapor dan keluarga termasuk pelaku BL mendatangi rumah saksi WK di Kecamatan Nambo dengan maksud menginap. Hal ini lantaran rumah mereka mengalami atap bocor sehingga kemasukan air hujan.

 

Sekitar Pukul 04.00 Wita, saksi WK menyuruh istrinya melihat/mengecek kondisi pelaku BL yang sedang istrahat diruangan tengah.

“Saat itu, alangkahnya terkejutnya mereka melihat pelaku sementara mencabuli korban tanpa menggunakan pakaian,” sebutnya.

Pelaku yang ketahuan, langsung melarikan diri dengan hanya menggunakan pakaian dalam.

Dari hasil wawancara kepada korban, bahwa hal tersebut sudah berulang kali dilakukan oleh pelaku yang mengancam untuk tidak memberitahu kepada siapapun juga.

Pelaku BL berumur 42 tahun merupakan warga Kecamatan Kintom. Ia tidak lain adalah paman kandung korban.

“Kami siap mendampingi korban dan keluarganya selama menjalani proses hukum selanjutnya,” tukasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 16 Juni 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 316 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Berita Terbaru