Dalam Kurun Waktu Dua Jam,Polsek Jebus Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan di Desa Bakik

BANGKA BARAT, DNID.co.id –Luar biasa Dalam waktu kurang dari dua jam,Tim Buser Satreskrim Polsek Jebus, Polres Bangka Barat, yang dipimpin oleh Ipda Eko Prasetyo. S. Trk, berhasil menangkap Herman (24), pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian korban Didon.

Kanit Reskrim Polsek Jebus, Ipda Eko Prasetyo S.Trk, atas izin Kapolsek Jebus, Kompol Albert, menjelaskan,

“Pelaku berhasil ditangkap di Dusun Kaolin, Desa Sekar Biru. “Pelaku awalnya dirawat di Puskesmas Jebus karena juga terluka dalam perkelahian tersebut,” kata Ipda Eko.

Namun begitu tiba di Puskesmas Jebus pelaku melarikan diri setelah mengetahui bahwa korban Didon telah meninggal dunia.

“Tim segera bergerak untuk menemukan pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap di Dusun Kaolin, Desa Kelabat, di rumah salah satu keluarganya. Pelaku sendiri mengalami luka robek di paha kiri,” jelas Ipda Eko.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Jebus untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah korban telah dibawa ke kampung halamannya di Sumatera Selatan untuk dimakamkan oleh keluarga

Sebelumnya warga Desa Bakik, Kecamatan Parit Tiga dihebohkan dengan peristiwa perkelahian yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia. Motif dendam dan asmara segitiga diduga menjadi penyebab perkelahian yang menyebabkan kematian Didon

Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan. Semua pihak diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan dengan cara yang lebih baik dan damai. Terima kasih kepada Tim Buser Satreskrim Polsek Jebus atas kerja kerasnya dalam menangkap pelaku. Semoga korban dapat beristirahat dengan tenang di alam sana.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 1 September 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Redaksi Babel

Sumber Berita: Polres Bangka Barat

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru