Breaking News

Radio Player

Loading...

Bantuan UEP dan KUBE Senilai Rp 695 Juta Disalurkan di Tolitoli, Wakil Bupati Tekankan Penggunaan Dana yang Bijak

Rabu, 13 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

DNID.co.id – Toli – Toli, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk masyarakat Kabupaten Tolitoli. Penyerahan simbolis bantuan yang totalnya mencapai Rp 695 juta ini berlangsung di Aula Balre Tau Dako Liput, Rumah Jabatan Bupati Tolitoli, pada Selasa (12/8/2025) dari pukul 10.00 hingga 13.30 WITA.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah, di antaranya Ketua DPRD Tolitoli Hj. Sriyanti DG Parebba, Sekretaris Daerah Moh. Asrul Bantilan, S.Sos, Kepala Bank Sulteng Cabang Tolitoli, dan Kepala Dinas Sosial Tolitoli Muhajir Amin, S.STP, M.AP. Meski Bupati Tolitoli berhalangan hadir karena agenda Pemerintah Daerah yang padat—terdapat tiga kegiatan resmi pada hari yang sama—penyerahan bantuan tetap berjalan lancar, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan.

Pesan Pemerintah Daerah

ads

Membacakan sambutan tertulis Bupati, Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga wujud perhatian pemerintah terhadap penguatan ekonomi keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan UEP dan KUBE ini bukan hanya untuk membantu dari sisi finansial, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih mandiri dan kreatif dalam mengelola usaha,” ujar Wabup.

Usai membacakan sambutan resmi, Wabup menambahkan pesan pribadi yang cukup tegas kepada penerima.

“Gunakanlah bantuan ini dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai disalahgunakan, apalagi untuk kegiatan yang tidak bermanfaat seperti perjudian. Jadikan modal ini sebagai langkah awal membangun usaha yang berkelanjutan, agar bisa meningkatkan penghasilan dan membantu keluarga,” pesannya.

Harapan dari Dinas Sosial

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Tolitoli Muhajir Amin menjelaskan bahwa program bantuan ini merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk mengurangi angka kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi.

“Ini adalah modal usaha, bukan dana konsumsi. Gunakan untuk mengembangkan potensi yang ada di lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi dari hasil usaha yang dapat diukur dalam jangka panjang.

>“Kami akan memantau perkembangan usaha para penerima. Harapannya, program ini benar-benar tepat sasaran dan mampu memberi dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Rincian Bantuan

UEP Keluarga Fakir Miskin: 65 penerima × Rp 10 juta = Rp 650.000.000

UEP Bekas Warga Binaan Lapas: 5 penerima × Rp 5 juta = Rp 25.000.000

KUBE Karang Taruna Desa Sandana: 1 kelompok × Rp 20 juta = Rp 20.000.000

Total Bantuan: Rp 695.000.000

Suasana Acara

Acara penyerahan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Setelah penyerahan simbolis kepada perwakilan penerima, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Beberapa penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada pemerintah, sambil berharap dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memulai usaha atau mengembangkan usaha yang sudah ada.

Di tengah padatnya agenda Pemda Tolitoli, penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa pemerintah tetap memprioritaskan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran para pejabat daerah juga menjadi simbol dukungan moral bagi penerima bantuan agar terus berusaha mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan.

Simpan Gambar:

Penulis : Syalam

Editor : Hasriady

Berita Terkait

Ranu Harapan Islamic School Luncurkan Boarding School dan Garansi Luluskan PTN
Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia
Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan
Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan
Tak Perlu ke Luar Daerah, Kini Permandian Komando Jeneponto Jadi Primadona Baru Wisata Air Tawar
Di Tengah Isu Solar, Yunus Kuasa SPBN Benteng Angkat Bicara
Pasca Harmoni Rumbia Disorot, KPH Kelara dan Dispar Jeneponto Tegaskan Komitmen Pariwisata Ramah Hutan
Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WITA

Ranu Harapan Islamic School Luncurkan Boarding School dan Garansi Luluskan PTN

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:56 WITA

Nuklir sebagai Jembatan Transisi Energi Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:46 WITA

Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:42 WITA

Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan

Senin, 5 Januari 2026 - 21:24 WITA

Tak Perlu ke Luar Daerah, Kini Permandian Komando Jeneponto Jadi Primadona Baru Wisata Air Tawar

Senin, 5 Januari 2026 - 11:59 WITA

Di Tengah Isu Solar, Yunus Kuasa SPBN Benteng Angkat Bicara

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:29 WITA

Pasca Harmoni Rumbia Disorot, KPH Kelara dan Dispar Jeneponto Tegaskan Komitmen Pariwisata Ramah Hutan

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:25 WITA

Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:05 WITA