Tak Perlu ke Luar Daerah, Kini Permandian Komando Jeneponto Jadi Primadona Baru Wisata Air Tawar

DNID.CO.ID-JENEPONTO- Libur tahun baru dan musim liburan sekolah 2026 menjadi momen tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Kini, warga Jeneponto tak perlu lagi bepergian jauh ke Luar Daerah.

Sebuah destinasi Wisata Air Tawar baru hadir hanya sekitar 10 menit dari pusat Kota Jeneponto, yakni Permandian Komando Water Park yang terletak di Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu.

Dikelola langsung oleh Karaeng Lira (55), Permandian Komando menawarkan konsep wisata permandian air tawar yang sederhana, nyaman, dan terjangkau bagi semua kalangan.

“Alhamdulillah kami hadirkan wisata permandian air tawar di Jeneponto dan sudah berlangsung sejak lebaran tahun lalu (2025),” ujar Karaeng Lira saat ditemui di lokasi permandian, Minggu (4/1/2026).

Sebagai alternatif wisata keluarga di Butta Turatea, Permandian Komando dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 pagi hingga 18.00 WITA dengan harga tiket yang ramah di kantong.

Saat ini, pengelola telah menyediakan dua Kolam renang, sementara dua kolam tambahan masih dalam tahap pengerjaan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Selain itu, ada beberapa Gazebo sebagai tempat santai para pengujung bareng keluarga.

“Saat ini tersedia dua kolam dan sementara pengerjaan dua kolam lainnya,” tambahnya.

Tak hanya menawarkan kesegaran air tawar, nama Permandian Komando pun memiliki filosofi tersendiri. Karaeng Lira mengungkapkan, penamaan tersebut terinspirasi dari sosok orang tuanya yang merupakan purnawirawan TNI.

“Dinamakan Permandian Komando karena orangtua mantan tentara dan Komando itu memiliki makna selalu siap siaga apapun perintah dan kondisi yang dihadapi,” jelasnya penuh semangat.

Kehadiran Permandian Komando juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sejumlah Pemuda Lokal dilibatkan dalam pengelolaan, sementara pelaku UMKM diberi ruang untuk membuka Kios di area wisata.

“Alhamdulillah beberapa pemuda kami berdayakan dan pemilik kios ikut merasakan manfaat dengan adanya Permandian Komando ini,” tutup Karaeng Lira.

Di sela-sela kunjungan ratusan Wisatawan yang padat akhir pekan kemarin, respons positif juga datang dari salah satu pengunjung. Daeng Cawang (36), salah seorang wisatawan lokal, mengaku bersyukur dengan hadirnya destinasi permandian air tawar di wilayahnya sendiri.

“Biasanya dulu kami bersama keluarga ke wilayah Galesong, Gowa atau Bantaeng untuk menikmati permandian air tawar, namun kini adami tempat mandi-mandi yang sangat dekat dengan Kota Jeneponto,” ungkapnya, Minggu (4/1/2026).

Ia menilai suasana Permandian Komando cukup nyaman untuk rekreasi keluarga. Fasilitas pendukung seperti toilet dan ruang ganti juga sudah tersedia, meski masih dalam tahap penyempurnaan.

“Suasananya nyaman dan fasilitas seperti ruang ganti dan toilet sudah ada, walaupun ada beberapa bagian yang masih dilakukan pembenahan,” ujarnya.

Dengan hadirnya Permandian Komando, masyarakat Jeneponto kini memiliki pilihan wisata air tawar yang dekat, terjangkau, dan cocok untuk semua usia—tempat sederhana untuk melepas penat sekaligus mempererat kebersamaan bareng keluarga.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 5 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Daeng Sunu

Editor: Kingzhee

Sumber Berita: Wawancara Narasumber dan Liputan Khusus Wisata

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus
Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan
Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan
Berita ini 279 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Kamis, 17 September 2026 - 15:50 WITA

Di Balik Gunting Pita Jalan Lemo-Pasaka Kahu, Nama AIA Tidak Muncul di Pemberitaan

Kamis, 17 September 2026 - 14:39 WITA

Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan

Kamis, 17 September 2026 - 13:26 WITA

Distribusi BBM kembali Normal Pembelajaran Tatap Muka di Maros kembali Normal

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA