Kasus Penemuan Mayat di Bulukumba Masih Diselidiki, Kapolres: Kami Tunggu Hasil Forensik

Bulukumba, dnid.co.id – Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto menegaskan bahwa kasus penemuan mayat pria berinisial S (41) pada September 2025 lalu menjadi atensi serius, tidak hanya di tingkat Polres Bulukumba, tetapi juga di Polda Sulsel dan Mabes Polri.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres di hadapan puluhan keluarga korban yang datang ke ruang Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Senin (6/10/2025), untuk meminta kejelasan terkait perkembangan penyelidikan kasus kematian almarhum.

“Kasus ini menjadi atensi, bukan hanya di Polres Bulukumba, melainkan juga di Polda dan Mabes Polri,” tegas Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres turut menyampaikan rasa belasungkawa kepada pihak keluarga serta menegaskan komitmen kepolisian untuk menangani kasus tersebut secara transparan dan sesuai prosedur hukum.

“Pertama, kami dari pihak kepolisian mengucapkan turut berbelasungkawa kepada seluruh keluarga almarhum. Kedua, kami memastikan prosesnya dijalankan sesuai peraturan yang berlaku. Saya, selaku Kapolres Bulukumba, meyakinkan bahwa proses ini dilakukan apa adanya tanpa kepentingan dan tidak ada yang kami tutup-tutupi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, namun masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik histopatologi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Hanya masih ada satu lagi yang kami tunggu, yaitu hasil laboratorium forensik histopatologi. Kami melibatkan dua institusi, yakni Bidang Laboratorium Forensik Polda Sulsel dan Laboratorium Universitas Hasanuddin,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil tersebut sangat penting karena membutuhkan keterangan ahli forensik agar kesimpulan yang diambil benar-benar berdasarkan analisa ilmiah dan objektif.

Kapolres juga meminta keluarga korban maupun pihak terkait lainnya untuk bersabar dan memberi ruang bagi kepolisian bekerja secara profesional.

” Biarkan kami bekerja dengan fokus dan mengumpulkan seluruh bukti yang diperlukan. Kami dari pihak kepolisian berupaya maksimal untuk melayani masyarakat,” tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 7 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Sumber Berita: Kapolres Bulukumba

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Data Kependudukan Diduga Dimanipulasi, Tersangka HT Disidik Ditreskrimum Polda Sulsel
Dua Remaja 16 Tahun Dibekuk Polsek Panakkukang, Curi Motor di Parkiran Gereja Makassar
Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 02:45 WITA

Data Kependudukan Diduga Dimanipulasi, Tersangka HT Disidik Ditreskrimum Polda Sulsel

Sabtu, 7 November 2026 - 01:26 WITA

Dua Remaja 16 Tahun Dibekuk Polsek Panakkukang, Curi Motor di Parkiran Gereja Makassar

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru