Serang,DNID.co.id– Masalah sampah di berbagai daerah di Provinsi Banten dinilai telah berada pada tahap mengkhawatirkan dan memerlukan langkah kebijakan yang lebih tegas. DPRD Provinsi Banten menilai persoalan tersebut tidak bisa lagi ditangani secara biasa, mengingat dampaknya yang semakin luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.Kondisi tersebut menjadi indikator lemahnya kebijakan serta pelaksanaan pengelolaan sampah di tingkat daerah
Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa, mengatakan sepanjang tahun 2025 pihaknya menerima banyak aduan masyarakat terkait penanganan sampah. Ia menilai persoalan sampah kini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan akibat bau, tetapi juga berkontribusi pada pencemaran lingkungan, meningkatnya risiko banjir, hingga ancaman penyakit bagi warga.
“Persoalan sampah bukan lagi masalah kecil, melainkan masalah nyata yang setiap hari dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Yeremia, Kamis (1/1/2026).
Yeremia menilai, pengelolaan sampah di sejumlah kabupaten dan kota di Banten masih belum berjalan optimal. Minimnya layanan pengangkutan sampah menyebabkan masyarakat terpaksa membuang sampah ke sungai, lahan kosong, maupun kawasan pesisir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator lemahnya kebijakan serta pelaksanaan pengelolaan sampah di tingkat daerah. Ia pun meminta pemerintah daerah menjadikan isu sampah sebagai agenda prioritas dalam penyusunan dan pelaksanaan pembangunan.
“Ini menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan masa depan lingkungan. Pemerintah daerah wajib berani berubah dan tidak lagi bergantung pada cara-cara lama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yeremia mendorong perubahan arah kebijakan pengelolaan sampah agar tidak semata-mata bertumpu pada pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ia menekankan pentingnya penerapan sistem yang lebih berkelanjutan, mulai dari pengurangan sampah sejak sumbernya, pemilahan, hingga pengolahan dengan dukungan teknologi ramah lingkungan.
Ia mengingatkan, tanpa kebijakan yang jelas dan langkah konkret, persoalan sampah di Banten akan terus berulang dan berpotensi menjadi beban yang lebih besar bagi masyarakat pada masa mendatang.





























