Kanit PPA Polres Bantaeng Benarkan Informasi Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pengacara

Bantaeng, dnid.co.id  – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantaeng membenarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait adanya laporan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum pengacara di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kanit PPA Polres Bantaeng, Aipda Haerul Ihsan, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, memastikan bahwa laporan tersebut benar adanya dan saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Betul, sudah dikonfirmasi sama Pak Kasatreskrim kalau itu benar,” ujar Aipda Haerul Ihsan.

Ia menjelaskan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual tersebut saat ini masih berada pada tahap penyelidikan (lidik) oleh penyidik Polres Bantaeng. Oleh karena itu, pihaknya belum dapat membeberkan secara rinci terkait kronologi kejadian.

“Kalau kapan kejadiannya saya belum lihat secara pasti, sepertinya sekitar bulan November. Untuk lebih lanjut nanti kami konfirmasi karena sekarang masih proses lidik,” jelasnya.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan bahwa terduga pelaku merupakan seorang oknum pengacara yang bekerja di salah satu Yayasan Bantuan Hukum (YBH) di Bantaeng, dengan inisial F, sementara korban berinisial E. Laporan tersebut telah resmi masuk dan tercatat di Polres Bantaeng.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan status hukum terlapor maupun pasal yang akan dikenakan, mengingat proses penyelidikan masih berlangsung.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 2 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga
Korban Berhasil Bekuk Satu Pencuri Motor di Bantaeng, Satu Pelaku Masih Diburu Polisi
Truk Pasir Parkir di Badan Jalan, Diduga Picu Kecelakaan Maut di Poros Pallangga Gowa
Bentrokan di Jalan Monumen Emy Saelan, Polsek Rappocini Amankan 14 Remaja dan Sejumlah Senjata Tajam
Kapolres Bulukumba Tegaskan Usut Tuntas Kasus Kematian AN, Tiga Anggota Polsek Kajang Jalani Patsus
Dinding Penahan Retak Proyek Rp 12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng Ancam Keselamatan, Ahli: Ini Bom Waktu, Harus Dibongkar
Dana Hibah Bawaslu Pangkalpinang Disidik Kejari, Dugaan Kerugian Negara Tembus Rp300 Juta
Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan di Pangkalpinang Memasuki Babak Baru
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:32 WITA

Antre BBM Tanpa Pelat Belakang, Puluhan Dump Truck di Bone Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Korban Berhasil Bekuk Satu Pencuri Motor di Bantaeng, Satu Pelaku Masih Diburu Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:13 WITA

Truk Pasir Parkir di Badan Jalan, Diduga Picu Kecelakaan Maut di Poros Pallangga Gowa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02 WITA

Bentrokan di Jalan Monumen Emy Saelan, Polsek Rappocini Amankan 14 Remaja dan Sejumlah Senjata Tajam

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:33 WITA

Kapolres Bulukumba Tegaskan Usut Tuntas Kasus Kematian AN, Tiga Anggota Polsek Kajang Jalani Patsus

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Dinding Penahan Retak Proyek Rp 12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng Ancam Keselamatan, Ahli: Ini Bom Waktu, Harus Dibongkar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:08 WITA

Dana Hibah Bawaslu Pangkalpinang Disidik Kejari, Dugaan Kerugian Negara Tembus Rp300 Juta

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:21 WITA

Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan di Pangkalpinang Memasuki Babak Baru

Berita Terbaru