Empat Buku Dakwah Baru, Strategi Tingkatkan Profesionalisme Syiar Agama
JAKARTA,DNID.co.id – Dewan Pembina OIC Youth Indonesia, Beni Pramula, menyerahkan empat buku serial dakwah karya terbarunya dalam acara Iftar Gathering yang berlangsung di Aula Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta. (5/3).
Penyerahan karya literasi ini menjadi sorotan utama dalam agenda yang mempertemukan kekuatan diplomasi internasional dan gerakan dakwah komunitas tersebut.
Buku-buku tersebut diserahkan secara khusus kepada KH. Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan periode 2016-2019 sekaligus cucu dari pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. R. Zainuddin Fananie. Selain itu, koleksi buku ini juga diterima langsung oleh Duta Besar Republik Azerbaijan untuk Indonesia, H.E. Ramil Rzayev.
Tokoh lain yang turut menerima serial buku tersebut adalah Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, M.Ag, serta Presiden OIC Youth Indonesia, Astrid Nadya Rizqita.
Dalam kesempatan tersebut, Beni Pramula menegaskan bahwa literasi adalah fondasi utama bagi pemuda dalam membangun Values-Based Smart Power. Empat buku yang diserahkan merupakan panduan komprehensif untuk menjawab tantangan dakwah di era disrupsi digital dan manajemen organisasi modern.
* Manajemen Krisis, Inovasi Digital, dan Etika Profesional untuk Dakwah yang Berkelanjutan: Mengkaji strategi mitigasi krisis dan pemanfaatan teknologi digital dengan tetap mengedepankan integritas etika dalam syiar agama.
* Dakwah dalam Perspektif Administrasi Publik dan Pengembangan SDM: Menawarkan analisis mendalam mengenai pentingnya tata kelola administrasi yang tertib dan pemetaan kompetensi sumber daya manusia dalam ekosistem dakwah.
* Manajemen Strategis Dakwah: Pengembangan SDM, Keuangan, dan Tata Kelola Organisasi: Membedah mekanisme profesionalisme organisasi keagamaan melalui transparansi keuangan dan penguatan tata kelola institusional.
* Transformasi Komunikasi Dakwah Siber: Analisis Strategi, Interaksi, serta Efektivitas Pesan pada Platform Media Sosial: Memberikan panduan taktis bagi pendakwah muda untuk mengoptimalkan media sosial sebagai ruang interaksi positif dan edukatif.
Penyerahan buku kepada KH. Prof. Dr. Husnan Bey Fananie memiliki makna simbolis tersendiri, mengingat peran beliau sebagai tokoh pendidikan Islam dari rahim Gontor serta diplomat yang pernah mempererat hubungan Indonesia-Azerbaijan.
Melalui karya-karya ini, Beni Pramula berharap pemuda Muslim dapat lebih siap dalam memimpin peradaban melalui gagasan-gagasan yang inovatif, profesional, dan berakar pada nilai-nilai keislaman yang luhur.
Tentang Penyelenggara:
Acara Iftar Gathering 1447 H ini merupakan kolaborasi internasional antara Kedutaan Besar Republik Azerbaijan, OIC Youth Indonesia, dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Empat Buku Dakwah Baru, Strategi Tingkatkan Profesionalisme Syiar Agama
JUMAT, 6 MARET 2026
JAKARTA,DNID.co.id – Dewan Pembina OIC Youth Indonesia, Beni Pramula, menyerahkan empat buku serial dakwah karya terbarunya dalam acara Iftar Gathering yang berlangsung di Aula Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta. (5/3).
Penyerahan karya literasi ini menjadi sorotan utama dalam agenda yang mempertemukan kekuatan diplomasi internasional dan gerakan dakwah komunitas tersebut.
Buku-buku tersebut diserahkan secara khusus kepada KH. Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan periode 2016-2019 sekaligus cucu dari pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. R. Zainuddin Fananie. Selain itu, koleksi buku ini juga diterima langsung oleh Duta Besar Republik Azerbaijan untuk Indonesia, H.E. Ramil Rzayev.
Tokoh lain yang turut menerima serial buku tersebut adalah Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, M.Ag, serta Presiden OIC Youth Indonesia, Astrid Nadya Rizqita.
Dalam kesempatan tersebut, Beni Pramula menegaskan bahwa literasi adalah fondasi utama bagi pemuda dalam membangun Values-Based Smart Power. Empat buku yang diserahkan merupakan panduan komprehensif untuk menjawab tantangan dakwah di era disrupsi digital dan manajemen organisasi modern.
Sekilas 4 Buku Serial Dakwah Karya Beni Pramula:
* Manajemen Krisis, Inovasi Digital, dan Etika Profesional untuk Dakwah yang Berkelanjutan: Mengkaji strategi mitigasi krisis dan pemanfaatan teknologi digital dengan tetap mengedepankan integritas etika dalam syiar agama.
* Dakwah dalam Perspektif Administrasi Publik dan Pengembangan SDM: Menawarkan analisis mendalam mengenai pentingnya tata kelola administrasi yang tertib dan pemetaan kompetensi sumber daya manusia dalam ekosistem dakwah.
* Manajemen Strategis Dakwah: Pengembangan SDM, Keuangan, dan Tata Kelola Organisasi: Membedah mekanisme profesionalisme organisasi keagamaan melalui transparansi keuangan dan penguatan tata kelola institusional.
* Transformasi Komunikasi Dakwah Siber: Analisis Strategi, Interaksi, serta Efektivitas Pesan pada Platform Media Sosial: Memberikan panduan taktis bagi pendakwah muda untuk mengoptimalkan media sosial sebagai ruang interaksi positif dan edukatif.
Penyerahan buku kepada KH. Prof. Dr. Husnan Bey Fananie memiliki makna simbolis tersendiri, mengingat peran beliau sebagai tokoh pendidikan Islam dari rahim Gontor serta diplomat yang pernah mempererat hubungan Indonesia-Azerbaijan.
Melalui karya-karya ini, Beni Pramula berharap pemuda Muslim dapat lebih siap dalam memimpin peradaban melalui gagasan-gagasan yang inovatif, profesional, dan berakar pada nilai-nilai keislaman yang luhur.
Tentang Penyelenggara:
Acara Iftar Gathering 1447 H ini merupakan kolaborasi internasional antara Kedutaan Besar Republik Azerbaijan, OIC Youth Indonesia, dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah.