Waspada Akun Palsu Pekerja Pengeboran Minyak, Penipu Scamer di Medsos

Akun palsu yang di tunjukkan korban penipuan melalui sosmed

Akun palsu yang di tunjukkan korban penipuan melalui sosmed

Surabaya – Sonya Rachmawati seorang pengusaha muda bertalenta pecinta fashion, dan hobby kuliner. Menghimbau kepada semua sahabat wanita di Indonesia, terutama para pengusaha agar waspada akan penipuan melalui Media Sosial (Medsos) yang berdampak kerugian ratusan juta hingga total miliaran rupiah. Seperti yang dilakukan oknum dengan memakai nama Khairul Amri. Headlinenya Waspada Akun Palsu Pekerja OFFSHORE di gunakan Scammers Rabu (26/01/22).

Berada di salah satu Cafe di Surabaya, Sonya Rachmawati menuturkan, saya mempunyai komunitas sosialita yang berisi para pengusaha dan pejabat. Selain itu juga para istri pejabat atau pengusaha.

“Setiap satu bulan sekali kami selalu bertemu, entah itu arisan, entah untuk melihat fashion, ataupun bisnis lainnya. Nah, dari komunitas kami ini ada beberapa pengusaha ini bercerita tentang mereka yang ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai pemilik foto yang asli. Hingga harus rugi ratusan juta rupiah untuk mendanai pria dibalik pemilik IG, LinkedIn maupun Facebook,” terangnya.

Akun Khairul Amri ternyata banyak dipalsukan oleh oknum pelaku yang berniat melakukan kejahatan, memakai foto dan nama akun tersebut. Pelaku memakai foto Khairul Amri untuk digunakan penipuan. Ini adalah akun palsu yang digunakan untuk menjaring para wanita dengan cara memeras sejumlah uang, dengan modus korban dipacari dijanjikan akan dinikahi.

Pelaku mengaku sebagai pekerja migas laut/offshore dengan gaji miliaran yang dideposito selama bekerja, nah dengan dalih peraturan perusahaan deposito gaji tersebut tidak boleh diambil sampai dengan masa kontrak kerja, maka dengan dalih itulah pelaku meminjam uang kepada korban untuk alasan mengurus cuti menikahi korban sesuai janji pelaku, untuk keperluan cuti tersebut ke perusahaan.

Pelaku memerlukan dana untuk menyewa Helikopter atau Kapal untuk perjalanan ke darat yang tentunya tidak sedikit, dan apabila korban ada yang menolak mentransfer, maka pelaku mengancam akan menyebarkan foto sexy/video call sexy (vcs) mereka ke medsos, sehingga korban diperas oleh pelaku.

Ditempat berbeda melalui akun tiktok, Khairul Amri warga Malaysia menjelaskan, jika fotonya sudah di curi orang untuk melakukan sejumlah penipuan. Banyak sekali yang laporan atas penggunaan pemalsuan akun saya, akun real saya akhirnya di takedown, dan akhirnya saya tidak memiliki IG dan FB lagi karena nama saya sudah dicemarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.

Photo Khairul Amri diketahuinya sudah digunakan banyak akun palsu di Facebook, IG sejak 2019, dari banyaknya laporan2 korban yang saat itu menghubunginya melalui dm di akun asli miliknya. Sampai saat berita ini ditulis, oknum pelaku masih saja berani menggunakan fotonya untuk menipu di medsos.

Terkait kasus yang merebak Kasubdit Siber Polda Jatim AKBP Wildan Albert menghimbau kepada para wanita dimanapun berada. Jangan tergoda oleh janji orang tidak dikenal. Selain itu jangan mengangkat percakapan Video Call tanpa kita kenal. Agar terhindar dari kejahatan Siber di dunia maya,” tukasnya.

Jika ada keluhan dari penipuan ini, kirim ke IG antiscammerindo atau @relawanrscwsc atau @komunitasrscwsc atau Feydown_official.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 26 Januari 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Berita Terbaru