Kerja Sama Bisnis Cengkeh Berujung Pidana, Kuasa Hukum Terlapor Meragukan Penetapan Tersangka.

Makassar, DNID Sulsel— Ibu rumah tangga di kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan mengalami kasus hukum dalam penipuan dan penggelapan dikarenakan jaksa penuntut umum (JPU) dan kepolisian di duga tidak tepat dalam menetapkan Tersangka kepada SH (40) .

Tersangka dituduhkan melakukan penipuan dengan transaksi kerja sama jual beli cengkeh pada tahun 2022 yang sekitar 1 milyar lebih dengan HY partner kerja sama.

Saat di temui DNID, Hamzah Suryadi selaku Kuasa Hukum SH(40) pada (21/08/2023) bahwa Kasus yang dialami Klienya sebenarnya adalah sebuah perjanjian kerja sama HY(47) dengan pelapor .

” Pandangan Hukum saya dalam melihat kasus ini sebenarnya ini adalah kasus perdata, karna klien saya telah bekerja sama kepada pelapor dan telah buktikan dengan transaksi jual beli yang dimana klien saya telah bekerja sama dengan pelapor cukup lama dalam berbisnis” ungkap Hamzah Suryadi kepada DNID (21/08/2023).

Tersangka mengaku bahwa dirinya cukup bukti untuk menandakan bahwa Kasus tersebut perdata dan itu tertuang dalam BAP dengan memberikan kesaksian dan bukti kongkrit bahwa dirinya telah membayar Lunas apa yang dituduhkan kepada dirinya.

” saya sudah memberikan keterangan yang sebenarnya dan memperlihatkan bukti kepada aparat penegak hukum bahwa saya bekerja sama dengan pelapor HY , dan sudah melunasi semua uang yang dituduhkan kepada yang saya gelapkan ” ujar SH

Hamzah suryadi selaku kuasa hukum berharap agar Hakim pengadilan negeri Makassar objektif dalam melihat Perkara ini dan memutuskan sesuai fakta hukum.

” saya berharap kepada Hakim pengadilan negeri Makassar , untuk menimbang secara objektif dari perkara ini karna klien saya telah dirugikan secara moril dan materil dan juga saya harap agar putusan tidak terbukti bersalah ” tutup kusa hukum

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 22 Agustus 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru