Warga di Gowa Gelar Demonstrasi Akibat Pungutan Liar oleh Oknum Pengukur Tanah

Gowa, DNID Sulsel— Ratusan warga mendatangi Kantor desa Rappolemba, kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melakukan Demonstrasi pada pagi hari pukul 10:00 WITA ( 22/09/2023).

Demonstrasi bertujuan untuk menuntut ganti rugi kepada oknum yang melakukan penguatan liar (Pungli) pengukuran tanah tahun 2022 yang di patok sebidang tanah harus membayar Rp. 250.000, yang di totalkan masyarakat rappolemba mengalami kerugian kurang Lebih 1 Milyar.

Hasrul sebagai kordinator Demonstrasi menjelaskan kepada DNID bahwa ini adalah kejahatan yang tidak bisa di maafkan karna ini adalah bentuk praktek korupsi dan kolusi .

” Di tengah masyarakat mengalami kesusahan karna dampak krisis ekonomi seharusnya pemerintah desa dan Kecamatan menjamin bahwa tidak oknum yang berbuat korupsi dan kolusi yang menyebabkan warga rugi hingga jutaan perorang “, ungkap Hasrul .

Hasrul dalam orasinya menegaskan bahwa pemerintah desa dan kecamatan harus bertanggung jawab kepada warganya dengan membayar semua kerugian.

” pemerintah desa dan kecamatan dinilai lalai dalam menjalankan tugas sehingga ada oknum yang merauk keuntungan yang sangat banyak dan pemerintah desa harus mengganti rugi karna warga berutang ketika tiba-tiba melakukan pembayaran dengan dalih akan dilakukan pemutihan tanah “, lanjut .

Salah satu warga yang bernisial SH (40) yang turut hadir di Demontrasi tersebut menjelaskan kepada DNID ,bahwa Berdasarkan info dari penyidik yang menangani kasus ini beberapa hari lalu bahwa ada oknum pungli yang melakukan pemalsuan barang bukti.

” beberapa hari yang lalu penyidik datang ke kampung ini untuk menanyakan apakah ada pengembalian uang ganti rugi , karna ada barang bukti yang di serahkan oleh oknum pungli bukti pengembalian uang, dan itu tidak benar dan saya harap kepada kepolisian agar di tindak lanjuti kepada oknum yang memalsukan dokumen tersebut”, ungkap SH .

Tidak lama kemudian Camat Tompobulu H.Harifuddin mendatangi Masyarakat untuk melakukan audiensi untuk menemukan solusi bagi masyarakat yang mendapat keringanan dan H. Harifuddin menerangkan bahwa.

” saya akan bertanggung jawab kepada masyarakat yang mengalami kerugian dari pungli, dan saya berjanji Minggu depan saya akan lunasi semua Kepada warga yang menjadi korban, dan ini adalah perintah dari bapak Bupati Gowa Karna saya harus Bertanggung jawab walaupun bukan saya yang melakukanya dan semoga ini ada Hikmahnya ” , ungkap Harifuddin .

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 23 September 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dua Remaja 16 Tahun Dibekuk Polsek Panakkukang, Curi Motor di Parkiran Gereja Makassar
Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 01:26 WITA

Dua Remaja 16 Tahun Dibekuk Polsek Panakkukang, Curi Motor di Parkiran Gereja Makassar

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Berita Terbaru