Breaking News

Pj. Sekda Sulsel dorong Penguatan Pangan, Gowa sebagai Daerah Percontohan

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bikin Website Murah

DnID.Co.Id – GOWA, – Pj Sekertaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad bersama sejumlah Kepala OPD meninjau lahan aset milik Pemerintah Provinsi yang ada di Dusun Tambung, Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Kamis 28 September 2023.

Andi Muhammad Arsjad menjelaskan, lahan yang ditinjau ini nantinya akan menjadi lahan untuk percontohan gerakan penanaman pisang yang merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya mendorong penguatan ketahanan pangan di Sulsel.

“Kami berada salah satu lokasi calon lahan yang jadi aset Pemerintah Provinsi. Seperti kita ketahui bahwa insya Allah Pemerintah Provinsi sesuai arahan Pj Gubernur, kita akan melakukan upaya penguatan ketahanan pangan, dalam hal ini gerakan menanam pisang,” ucapnya .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luas lahan yang akan dikelola, kata Andi Muhammad Arsjad, yakni seluas 23 hektar. Bahkan, kondisi lahan ini diakuinya cukup layak untuk ditanami berbagai komoditas, salah satunya komoditi pisang.

Tidak hanya itu, lanjutnya, dalam pengembangan lahan nanti Pemerintah Provinsi akan melibatkan banyak pihak, diantaranya, Pemerintah Kabupaten/Kota, pelaku usaha, perbankan, masyarakat, perguruan tinggi, dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

“Kami ditemani beberapa Kadis (Kepala Dinas) untuk memastikan bahwa lahan secara teknis kayak. Kondisinya memang lahan datar hamparan dan ini sangat memungkinkan untuk menjadi ‘Piloting’ kita kedepan,” ungkapnya.

“Luasnya kurang lebih 23 hektar. Jadi ini adalah salah satu lahan kita yang akan kita kembangkan ke depan untuk komoditi tanaman pisang. Jaraknya juga tidak terlalu jauh ibu kota provinsi,” ungkapnya.

Andi Muhammad Arsjad menuturkan, Gerakan Penanaman Pisang ini merupakan salah satu upaya pemerintah provinsi dalam mengendalikan dan mengatasi empat persoalan yang dihadapi Sulawesi Selatan, yakni Inflasi, Stunting, kemiskinan ekstrim, dan ketahanan pangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Imran Jausi mengatakan, secara teknis lahan ini berbentuk hamparan sehingga pengolahannya tidak terlalu sulit.

Berita Terkait

Gelar TOT Fasilitator Edukasi Dasar bagi Aktivis CUMK
Dolar Sentuh Rp16 Ribu, Bank Indonesia Pastikan Stabilitas Rupiah Terjaga
Mengatur Keuangan Keluarga dalam Edukasi Dasar Anggota, Me and My Money
Edukasi Dasar bagi Calon Anggota CUSS Wajib Diikuti
DJP Kemenkeu Mengimbau Wajib Pajak Untuk Tidak Memberikan Bingkisan Lebaran
CEO Freeport Sambangi Kementerian ESDM Bahas Tambang dan Smelter
Wali Kota Makassar Menerima Aspen Medical Kemenko Perekonomian
Ombudsman Temukan Maladministrasi Pada Pelayanan RIPH Bawang Putih
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Mei 2024 - 11:51

Gelar TOT Fasilitator Edukasi Dasar bagi Aktivis CUMK

Sabtu, 20 April 2024 - 08:49

Dolar Sentuh Rp16 Ribu, Bank Indonesia Pastikan Stabilitas Rupiah Terjaga

Sabtu, 13 April 2024 - 14:59

Mengatur Keuangan Keluarga dalam Edukasi Dasar Anggota, Me and My Money

Jumat, 12 April 2024 - 20:12

Edukasi Dasar bagi Calon Anggota CUSS Wajib Diikuti

Kamis, 4 April 2024 - 20:12

DJP Kemenkeu Mengimbau Wajib Pajak Untuk Tidak Memberikan Bingkisan Lebaran

Jumat, 29 Maret 2024 - 20:01

CEO Freeport Sambangi Kementerian ESDM Bahas Tambang dan Smelter

Senin, 25 Maret 2024 - 12:54

Wali Kota Makassar Menerima Aspen Medical Kemenko Perekonomian

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:43

Ombudsman Temukan Maladministrasi Pada Pelayanan RIPH Bawang Putih

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Kemenag Siapkan Survei Kajian Dampak Program Zakat dan Wakaf

Senin, 20 Mei 2024 - 21:47