Parah!! Akibat Mulut Judes, Owner Kosmetik di Makassar dilaporkan Ke Polres

Owner Kosmetik di Makassar dilaporkan Akibat Mengancam akan menginjak korban hingga berdarah-darah

Owner Kosmetik di Makassar dilaporkan Akibat Mengancam akan menginjak korban hingga berdarah-darah

Daily News Indonesia – Makassar. Kata pepatah yang penuh misteri yakni “Mulutmu harimau mu” menimpah seorang owner kosmetik di Makassar yakni Owner AF Kosmetik dilaporkan ke Polisi akibat mengeluarkan kalimat tak senonoh kepada penontonnya saat melakukan live di kanal facebook.

Sebut saja Sarifa. Konon nama gaul nya Abel terlapor di polres pelabuhan Makassar. Berdasarkan laporan polisi LP/B64/lll/2024/SPKT/Polres pelabuhan Makassar/ polda Sulawesi Selatan 04/03/2024 sekira pukul 18.24 WITA
Owner kosmetik AF cream Sarifah di laporkan seorang warga ujung tanah kota makassar Tindak pidana pengancaman UU no 1 tahun 1946 Tentang KUHP pasal 369.

Pelapor Melisyah kepada media ini mengatakan berawal saat korban melihat live di media sosial Facebook dengan Nama akun Abhel , kemudian terlapor owner cream kosmetik AF memaki maki korban dan mempermalukan korban di sosial media dengan kalimat donggo, toko, biung hingga mengancam untuk mendatangi korban dan menginjak injak hingga berdarah-darah.

Tak berselang lama, kemudian terlapor bersama teman teman nya mendatangi kerumah korban. Dan terlapor juga sempat masuk ke dalam rumah korban sambil mengacuungkan tangan sembari menunjuk korban lalu mengeluarkan kalimat tak senonohseperti dongo’, tolo, mau join sama mira. Atas kejadian tersebut toko korban tutup sampai saat ini.

Parahnya lagi owner kosmetik AF cream yang di laporkan di lansir dari pedoman media produk AF cream di tengarai menggunakan bahan berbahaya pemicu kanker seperti merkuri hingga hidrokuinon dan tretinoin,

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan IPTU Firman membenarkan adanya laporan polisi tersebut dan sekarang sedang proses pemeriksaan saksi saksi. tuturnya

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 7 Maret 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: H/H

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 1,376 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Berita Terbaru