OPM Papua Ungkap Eksekusi Mati Kepala Kampung Bintang Dianggap Jejaring TNI-POLRI

xr:d:DAF_1NDIwLc:472,j:836968228680800054,t:24041203

xr:d:DAF_1NDIwLc:472,j:836968228680800054,t:24041203

Daily News Indonesia, Jayapura – Pasukan Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kodap 35 Bintang Timur mengklaim telah melakukan eksekusi mati Kepala Kampung Modusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Tengah, pada Jumat (8/4/2024) dini hari.

Pembunuhan ini dilakukan karena menganggap kepala kampung tersebut merupakan jejaring aparat TNI Polri.

“Kami sudah menerima pesan dari Panglima TPNPB Komando Wilayah Pertahanan 35 Bintang Timur, Brigadir General Ananias Ati Mimin dan pasukannya bahwa mereka telah menembak Kepala Kampung Modusit yang berkompromi dengan TNI Polri,” kata Jubir TPN OPM, Sebby Sembom.

Ia menyatakan dengan upaya ini secara tidak langsung menjadi warning bagi yang lain untuk tidak menjadi agen TNI/Polri.

“Jika tidak mengindahkan peringatan TPNPB maka akan menjadi target dan ini adalah hukum revolusi, yaitu sebelum lawan musuh maka mata-mata harus dibersihkan dulu, karena agen musuh membahayakan pejuang kemerdekaan,” beber Sebby.

Hanya saja terkait ini pihak kepolisian belum memberikan komentar. (*)

Sumber Kutipan Cepos.Online

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 12 April 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Kutipan Cepos.online

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 315 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Berita Terbaru