Kades di Mamasa Ancam Demo Lantaran Siltap 2024 Belum Dibayarkan

DNID, MAMASA- Sebanyak 134 desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi barat( Sulbar) belum menerima tunjangan penghasilan tetap( Siltap) tahun 2024.

Hal tersebut diungkapkan Rahmat Sirua, selaku Kades Timoro yang di wawancarai wartawan, Kamis 02/05/24.

Kepada wartawan Rahmat Sirua, mengatakan bahwa sebelumnya Pemda Mamasa telah membayar 34 desa untuk pembayaran Siltap tahun 2024.

Ironisnya, lanjut Rahmat Sirua, dari 168 Desa di Kabupaten Mamasa beredar kabar bahwa sudah ada 34 desa yang sudah dibayarkan.

”Jika memang kemampuan keuangan daerah tidak memungkinkan, jangan dulu ada desa yang dibayarkan. Karena ini terkesan ada diskriminasi alias tebang pilih pemerintah terhadap desa,” Kata Rahmat Sirua.

Rahmat menyebut hak dan kewajiban semua desa sama jadi tidak boleh ada yang dibeda-bedakan.

“Apabila tidak di bayarkan maka pihaknya akan melakukan aksi demo. Kami yang belum dibayarkan akan turun demo, karena saya pribadi tidak bisa bendung teman-teman desa lainnya kalau sudah hilang kesabaran,”Tegas Kades Timoro itu.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mamasa, Kaharuddin membenarkan hal berkaitan pembayaran Siltap Kades yang dikeluhkan beberapa kepala desa.

” Benar dinda, baru 34 desa yang baru dibayarkan. Tapi kalau di Dinas PMD, dari 168 desa sudah kami rekomendasikan ke Keuangan untuk pembayaran,” Kata Kaharuddin.

Kaharuddin tak menjelaskan, penyebab tidak dibayarkannya Siltap Kades dari 134 desa yang belum dibayarkan.

” Sekali lagi, kami sudah rekomendasikan 168 desa. Namun yang dibayar hanya 34 desa,” Jelas Kaharuddin.

Berkaitan hal ini, wartawan berusaha melakukan upaya konfirmasi kepada Pemda Mamasa. Namun hingga kini belum direspon.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 2 Mei 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan
Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata
BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah
Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi
Inovasi Tiada Henti
Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?
Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!
Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 06:05 WITA

Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi

Selasa, 22 September 2026 - 21:39 WITA

Inovasi Tiada Henti

Kamis, 17 September 2026 - 19:01 WITA

Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WITA

Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WITA

Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan

Berita Terbaru