PENA Vokasional Sukses Gradusi 1.904 Penyandang Disabilitas Judul

 

Jakarta,DNIDBanten.co.di-Upaya pengentasan kemiskinan dan kemiskinan estrem di Indonesia terus dilakukan oleh Kementerian Sosial. Salah satunya, dengan program yaitu Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).

Penerima manfaat PENA diberikan pendampingan pengelolaan keuangan, cara menjual _online_, -_branding_, pengembangan usaha hingga dipantau pendapatan agar mencapai tertentu sehingga mereka akan digraduasi.

“Hari ini, kita sudah menggraduasi di April sebanyak 4.027. Sehingga, tahun ini jumlah KPM yang digraduasi sebanyak 15.287,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Aneka Bhakti Jakarta, Rabu (08/05/2023).

Tahun lalu, Kemensos menggraduasi 10.073. Di mana, penerima manfaat sebelum mereka dinyatakan graduasi melewati pembinaan bagaimana cara peningkatan kualitas produk, pemasaran, _branding_ serta perizinan.

“Perizinan kita tangani agar lebih intens. Saya sampaikan bahwa ini bukan akhir, melainkan justru awal bagaimana cara kami menangani agar mereka bisa mandiri,” tandas Risma.

Selama menjalani proses untuk dinyatakan graduasi, pendamping memantau progres bulanan usaha yang dijalankan, pandapatan per bulan, perbandingan bulan lalu dan bulan sekarang dicatat dengan baik.

“Jika pendapatan stabil, baru kita berani mengeluarkan mereka atau digraduasi. Jadi, tidak sembarangan ada standarnya,” tandas Mensos.

Kemensos memberikan bantuan bagi PENA regular sebanyak 3.224, PENA berdikari, PENA komunitas serta PENA ATENSI sebanyak 4.558.

“PENA regular kita bantu fianansialnya, bagi PENA berdikari kita bantu tapi tidak sebesar yang regluer. Misalnya, kita menolong dari sakit keluarganya lalu ada di media dan media sosial. Kita ambil dan ajari keluarganya dan diberikan bantuan agar mereka berusaha,” tandasnya.

Untuk PENA komunitas ada di satu wilayah lalu ditangani, seperti perajin gula semut dan ada minyak kayu putih yang biasanya masyarakat di komunitas adat terpencil yang jauh dengan jumlah 223 komunitas.

“PENA bencana yaitu para korban bencana yang kita ajari selama di pengungsian ataupun yang sudah pindah rumah kita bantu untuk berusaha itu sebanyak 42 penerima manfaat, ” ungkap Mensos.

Terakhir, PENA vokasional di 31 sentra di seluruh Nusantara, yaitu mereka penyandang disabilitas dari tuna rungu dibantu untuk mendapatkan akses pekerjaan dan hingga kini sudah dinikmati oleh 328 orang.

“Hingga tahun 2024 kurang lebih yang khusus dari penyandang disabilitas sudah ada sebanyak 1.904 dan keluar dari penerima bansos atau dinyatakan telah graduasi,” pungkas Mensos.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 8 Mei 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Kementerian Sosial

Editor: Nuy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan
MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:21 WITA

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO

Berita Terbaru