Gowa, dnid.co.id — Kekecewaan mendalam dirasakan Irsan Daeng Gassing, warga Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, terhadap penanganan konflik penutupan akses jalan menuju rumahnya yang hingga kini tak kunjung terselesaikan oleh pemerintah desa dan aparat kepolisian setempat.
Merasa tidak mendapat kepastian, Irsan menyatakan akan mengadukan persoalan tersebut ke pemerintah kabupaten.
Langkah itu diambil setelah upaya mediasi yang difasilitasi pemerintah desa serta keterlibatan aparat kepolisian dinilai tidak membuahkan hasil konkret.
Menurutnya, pemerintah desa terkesan tidak maksimal dalam mengupayakan penyelesaian, bahkan setelah persoalan tersebut menjadi sorotan publik.
“Saya sudah cukup kecewa. Mediasi sudah dua kali dilakukan, tapi tidak ada solusi. Setelah berita ini viral pun tidak ada upaya nyata, seolah dibiarkan begitu saja. Saya akan menyurat ke Bupati Gowa dan Dinas PUPR supaya persoalan ini bisa ditangani dengan serius,” ujar Irsan, Sabtu (18/04/2025).
Hal serupa juga disampaikan terkait peran aparat kepolisian sektor Barombong. Ia mengungkapkan, pihak kepolisian sempat mendatangi rumahnya setelah kasus ini mencuat, namun tidak ada tindak lanjut yang jelas setelah itu.
“Memang sempat ada dari Polsek datang, tapi setelah itu tidak ada perkembangan lagi. Terkesan hanya formalitas,” ungkapnya.
Akibat belum adanya penyelesaian, akses jalan menuju rumah Irsan hingga kini masih tertutup, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.
Ia juga mengingatkan bahwa jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa solusi, bukan tidak mungkin akan memicu konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Kalau terus berlarut, ini bisa menimbulkan konflik antarwarga. Itu yang kami khawatirkan,” tegasnya.
Melalui rencana penyuratan ke Bupati Gowa dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Irsan berharap ada intervensi dan langkah konkret dari pemerintah kabupaten untuk membuka kembali akses jalan yang selama ini digunakannya.
“Saya hanya ingin ada kejelasan dan solusi, supaya kami bisa kembali hidup normal seperti warga lainnya,” tutupnya.
























