Diduga Lamban, Seorang Warga di Bantaeng Keluhkan Pelayanan BPKD Pajak Yang Tidak Maksimal

dnid.co.id, Bantaeng – Pelayanan Badan Pengelolah Keungan Daerah (BPKD) PEMDA Bantaeng dinilai tidak maksimal pada waktu pelayanan terhadap masyarakat yang ingin mengurus  berkas wajib Pajak.

Warga inisial RS, SW, IC, yang juga mengurus berkas di BPKD mengatakan seringkali mendapati petugas loket dalam keadaan kosong, hingga petugas jarang masuk tepat waktu.

“Kadang kalau datang ka pak, tidak ada petugas, entah saya yang datang di jam istirahat atau bagaimana, tapi biasa saya datang setelah jam istirahat, tidak ada petugas loketnya pak”

Hal yang sama dialami oleh RS yang mengurus PBB dan BPHTB miliknya yang sudah beberapa minggu tak kunjung selesai.

“Sudah tiga minggu mi ini pak belum acc juga, kadang kalau saya datang pertanyakan berkasku, ada saja berkas yang na suruh lengkapi petugas loketnya, jadi bikin lama lagi, kenapa tidak dari awal dijelaskan”. Ucap RS

Sementara SW menilai, lambannya petugas dalam melakukan pelayanan terhadap warga yang hendak mengurus berkas wajib pajaknya.

Berbeda tempat, IC yang juga sedang mengurus  Berkas di BPKD mengatakan akan membuat aduan kepada Pj. Bupati Bantaeng tentang lambannya petugas dalam memberikan pelayanan.

“Rencananya saya akan buat pengaduan ke bpk Pj. Bupati Bantaeng, tentang lambannya pelayanan BPKD terhadap warga”. Ucap IC

“Yang seharusnya Petugas memberika  pelayanan terpady dan prima, sehingga keluhan warga bisa di evaluasi”, Lanjut Ic

RS juga meminta petugas harus aktif memberikan konfirmasi lewat pesan whatsapp bagi pemilik berkas, jika ada tambahan berkas yang dirasa kurang.

“Kadang pesan slow respon ngi pak, di wa juga kadang cuma dibaca saja, setelah datang baru dikasih tau lagi berkas yang belum lengkap, jadinya malah menambah lama prosesnya pak.”

Lebih lanjut, RS mewakili rekan-rekannya juga menyampaikan bahwa, sebaiknya para petugas memberikan 3S dalam pelayanannya, yaitu Salam, Senyum dan Sapa. Sehingga tidak terkesan judes.

Hingga berita ini di muat, Kabag BPKD belum memberikan tanggapan setelah dikonfirmasi via whatsapp oleh tim dnid.co.id

***

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 31 Mei 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW dan Verifikasi Faktual Dewan Pers
Amsakar Ajak Pers Dukung Pembangunan Batam, Tegaskan Pentingnya Kontrol Sosial
Hitungan Jam Pembukaan Porprov Sulsel XVIII, KONI Bone Pastikan Empat Venue Bermasalah Siap Digunakan
Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif
Polres Belitung Dorong Kompetensi SDM, 16 Peserta Terima Sertifikat Pelatihan Aplikasi Perkantoran
Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:45 WITA

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW dan Verifikasi Faktual Dewan Pers

Kamis, 5 November 2026 - 18:34 WITA

Amsakar Ajak Pers Dukung Pembangunan Batam, Tegaskan Pentingnya Kontrol Sosial

Kamis, 5 November 2026 - 18:13 WITA

Hitungan Jam Pembukaan Porprov Sulsel XVIII, KONI Bone Pastikan Empat Venue Bermasalah Siap Digunakan

Kamis, 5 November 2026 - 18:04 WITA

Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 20:15 WITA

Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru