Masyarakat Kecewa dengan Kegiatan RUN KPU Bulukumba, Ini Penyebab Utamanya

Dnid.co.id, Bulukumba – Netizen memberikan beragam komentar terkait kegiatan Pilkada Run (Berlari Menuju TPS) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba.

Namun sayang masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan itu terpaksa tidak tercapai, lantaran kuota pendaftaran sudah penuh. Masyarakat pun berbondong-bondong memberikan komentar di kolom komentar Instagram KPU Bulukumba.

Intip beberapa komentar netizen atau masyarakat merasa kecewa dengan KPU Bulukumba.

“Awehh full mi, baru beberapa menit full mi, kenapa bisa?,” tulis akun bernama rabda77.

Sekedar diketahui, terdapat 256 komentar masyarakat/netizen Bulukumba meluapkan rasa kecewanya karna mereka anggap kegiatan tersebut di peruntukan untuk orang dalam.

Akun “ichadwyputri” besar harapan kami untuk lembaga skala KPU untuk transparan, masa baru event begini masyarakat sudah tidak percaya, bagaimana yang lain – lain semoga enggak yah dek yah,” ucapnya.

Ada juga yang memberikan komentar “mending ndak usah bikin sekalian kalau begini jiii, berharap lebih, dari KPU oleh KPU untuk KPU orang dalam semua ji,” komentar akun bernama aidil.

Sementara itu, masyarakat Kelurahan Loka bernama Iwank berharap KPU Bulukumba bisa lebih baik dalam setiap kegiatan.

“KPU tidak mengutamakan orang dalam sebagai mana yang ada dalam komentar Instagram KPU Bulukumba dan dia berharap KPU Bulukumba dalam kegiatan Pilkada yang tidak lama lagi agar bisa netral dan transparan dalam pengelolaan anggaran Pilkada yang bersumber dari APBD,” cetusnya.

 

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 16 Agustus 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Taufik Hidayat

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat
Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 19:23 WITA

Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:53 WITA

Polisi Hadir di Rumah Ibadah, Ini Pesan Kapolsek Tempilang kepada Jemaat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WITA

Dampak Video Viral Dugaan Penolakaan Pasien, Petugas Keamanan RSUD La Palaloi Dikeluarkan

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA