Mapera Nusantara Demo Gudang Informa Karna Tidak Sesuai Aturan

Makassar,DNID.co.id – Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Rakyat (MAPERA) Nusantara,Menggelar Unjuk Rasa di depan Gudang informa jalan Sultan Abdullah,Kelurahan Tallo Kecamatan Tallo, kota Makassar, Jum’at (04/10/2024).

Dalam aksi unjuk rasa (MAPERA) Nusantara ini, mengusung beberapa tuntutan, yakni menuntut kepada pemerintah kota Makassar dalam hal ini dinas perindustrian dan perdagangan untuk menindak tegas kepada pihak gudang informa yang telah mendirikan gudang yang tidak sesuai aturan.

Dalam orasinya, Jendral Lapangan
Ermen mengungkapkan, Gudang informa yang ada di kecamatan Tallo ini, tidak sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 16 tahun 2019 tentang pengawasan gudang dalam kota dan ini harus menjadi perhatian semua pihak.

” Gudang informa yang ada di kecamatan Tallo ini, itu tidak sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 16 tahun 2019 tentang pengawasan gudang dalam kota dan ini harus menjadi perhatian kita semua karna negara Indonesia merupakan negara Hukum, ” ungkap Ermen.

Ermen juga menjelaskan bahwa gudang harus berada di Kawasan industri Makassar (KIMA) sehingga tidak menganggu masyarakat yang ada di kota Makassar.

” Dalam Perda Nomor 23 tahun 2015 jelas bahwa aktifitas pergudangan di wajibkan berpusat di KIMA , kalau hal ini di langgar berarti orang yang mempunyai kepentingan akan melanggar peraturan yang lainnya ” lanjutnya .

Di penghujung aksinya, Ermen membacakan pernyataan sikap di hadapan pihak gudang informa bahwasanya :

1. Meminta kepada pemerintah kota Makassar untuk menutup gudang Informa karna bertentangan dengan Perwali No.16 tahun 2019.

2. Meminta Dinas Perindag kota Makassar agar menindak tegas gudang informa yang berdasarkan aturan Pemerintah kota Makassar .

3.Meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Polsek Tallo dengan memberikan peringatan tegas untuk menutup gudang informa.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 6 Oktober 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita: Rilis

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WITA

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 19:23 WITA

Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru