KPU Luwu Utara: Ingatkan 20 November Batas Akhir Pindah Pemilih

Luwu Utara, DNID.co.id – Gelaran Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November mendatang tinggal menghitung hari.Hal yang sama juga berlaku di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Untuk memaksimalkan penyelenggaraannya, KPU Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali mengingatkan para calon pemilih yang nantinya pada saat hari H tidak berada di daerah tempatnya terdaftar di DPT.

Lembaga penyelenggara itu kemudian mengingatkan batas akhir pindah pemilih yakni, 20 November 2024 besok.

Sebagaimana yang telah disampaikan Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Lutra, Mahlisa.

Dikatakan proses pindah memilih itu ada 2 tahapan yakni,“ yang pertama itu H – 30 dengan 9 alasan pindah memilih sampai dengan tanggal 28 Oktober 2024,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (19/11/2024).

Adapun 9 alasan itu yakni, menjalani tugas di tempat lain, rawat inap, penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial, menjalani rehabilitas narkoba, menjadi tahanan rutan, bekerja di luar domisili, menjalani tugas belajar, tertimpa bencana dan pindah domisili.

Namun, lanjut Mahlisa, saat ini sudah ada di 4 alasan pindah memilih terhitung sejak 29 Oktober hingga 20 November 2024.

Untuk 4 alasan dimaksud yaitu bekerja, menjalankan tugas di tempat lain kemudian menjalani rawat inap di rumah sakit, menjadi tahanan dan tertimpa bencana.

“Proses pindah memilih ini sampai dengan tanggal 20 November 2024 atau H-7,” rinci Mahlisa.

Nanti, lanjutnya, warga harus melapor ke PPD, PPS dan ke KPU juga bisa langsung dengan membawa KTP elektronik dan dokumen pendukung alasan pindah memilih.

“Ada formulir untuk yang pindah memilih, nanti diisi dan ditandatangani. Alasannya apa? Terus kita lihat dokumen pendukungnya apa yang mereka bawa,” sambungnya.

Mahlisa juga mengingatkan soal hak memilih dimana pindah memilih ini berlaku dalam satu provinsi antar kabupaten dan kota.

“Jika ada masyarakat yang mau pindah memilih, harus pindah domisi terlebih dahulu. Namun untuk tahapan berlaku sebelum tanggal 28 Oktober 2024. Sementara yang sekarang masih bisa pindah memilih dengan 4 alasan tadi sampai tanggal 20 November besok,” rincinya.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 19 November 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WITA

Ketua Demokrat Maros Dukung Appi Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel

Berita Terbaru