Komunitas Pugallu Running Club Peduli Pariwisata dan Lingkungan, Elevasi Run ke ODTW Air Panas Pincara

Berita Harian Luwu Utara, DNID.co.id – Seiring dengan makin berkembangnya olahraga lari di kota Masamba, peminat olahraga ini pun juga makin ramai.

Hal ini sejalan dengan banyaknya komunitas olahraga lari yang juga ikut tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Pugalu Running Club (PRC) salah satunya. Komunitas olahraga lari ini pun menangkap potensi pengembangan olahraga ini dengan menggelar Elevasi Run ke Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Permandian Air Panas Pincara, Masamba, Minggu (20/1/2025).

Elevasi run ini diikuti kurang lebih 30 pelari dari komunitas PRC. Pelari start dari Masamba di Asese Kopi pukul 06.00, serta finish di ODTW Permandian Air Panas Pincara, Masamba, tepat pukul 07.20, dengan jarak tempuh kurang lebih 12 km.

Ketua PRC, Ichsan Rahman, mengatakan bahwa kegiatan elevasi run ini adalah bagian dari upaya untuk mengeksplorasi tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Luwu Utara, dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu berolahraga lari, sembari berliburan.

“Sesekali kita bisa eksplore berlari sambil berwisata di objek wisata yang ada di Kabupaten Luwu Utara. Selain untuk meningkatkan semangat buat berolahraga lari, juga sekaligus dalam rangka untuk refreshing sembari berliburan,” terang Ichsan Rahman.

Ichsan menyebutkan bahwa tujuan elevasi run ke ODTW Pincara bukan sekadar untuk refreshing semata, tetapi juga untuk menjalin silaturahmi dengan sesama pelari. “Jadi, kita ini bersilaturahmi sambil berlari menikmati alam. Healing tipis-tipislah,” jelasnya.

Ichsan menambahkan bahwa elevasi run ini sebenarnya memiliki tiga tujuan utama, yaitu yang pertama adalah untuk kesehatan dan kebugaran, kedua untuk pelestarian alam, serta yang ketiga sebagai upaya edukasi lingkungan.

“Yang ingin kita dapatkan dengan elevasi run ke ODTW Pincara, tentu adalah demi kesehatan dan kebugaran. Menggalakkan gaya hidup sehat dengan berlari, terutama melalui rute-rute yang menantang akan memberi manfaat fisik dan mental,” jelasnya.

“Selain itu, sebagai upaya untuk pelestarian alam. Dengan adanya upaya ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan alam sekitar, termasuk Kawasan Wisata Air Panas di Desa Pincara,” sambungnya.

Elevasi run, lanjut dia, juga tak bisa dilepaskan dari upaya untuk memberikan edukasi terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

“Dengan adanya edukasi lingkungan, bisa memberikan wawasan akan pentingnya menjaga sumber daya alam, serta manfaatnya untuk kesehatan dan kesejahteraan,” imbuh dia.

Ia menambahkan, kegiatan elevasi run ini tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga memberikan dampak yang positif terhadap komunitas olahraga lari, pariwisata, serta lingkungan setempat.

“Anak muda adalah generasi yang penuh energi dan potensi besar. Jadikan olahraga, terutama lari, sebagai bagian dari gaya hidupmu. Dengan berlari, kita tak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga melatih disiplin, ketahanan mental, dan semangat untuk terus maju,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu anggota komunitas PRC, Taufik, mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kebersamaan dan saling mendukung untuk menjaga lingkungan.

“Melalui komunitas ini, mari kita bangun kebersamaan, saling mendukung, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan kita. Jadilah generasi yang aktif, produktif, serta peduli terhadap diri sendiri, sesama, serta alam sekitar,” kata pria yang akrab disapa Wapres ini.

“Ingat, langkah kecil yang kamu mulai hari ini bisa menjadi awal dari perubahan besar untuk masa depanmu. Tetap semangat dan teruslah bergerak!,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, elevasi run adalah total jarak menanjak yang ditempuh saat berlari, serta digunakan untuk mengukur kesulitan sebuah rute lari.

** Benny/Yustus

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 20 Januari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Yustus/Benny

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Porprov Sulsel 2026, KONI Bantaeng Minta Seluruh Cabor Maksimalkan Persiapan Atlet
Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar
Gowa Jadi Pusat Sepak Bola, Sulsel Cup 2026, 12 Tim Berebut Rp200 Juta
Ketua KONI Bantaeng Ajak Panitia Bersatu demi Nama Baik Kontingen di Porprov XVIII
Padang Pariaman Tersingkir dari Semifinal Futsal Porprov XVI Sumbar 2026, Takluk 1-5 dari Kabupaten 50 Kota
Pemain Sepak Bola Kota Padang Dilaporkan Terlambat Mendapat Pertolongan, Kesiapan Ambulans Porprov XVI Sumbar Disorot
Penutupan Porprov XVI Sumbar Dipastikan Digelar di Stadion Utama Sumbar, Padang Pariaman
Hapkido Padang Pariaman Raih Dua Medali Emas dan Satu Perunggu pada Hari Pertama Porprov XVI Sumbar 2026
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:33 WITA

Jelang Porprov Sulsel 2026, KONI Bantaeng Minta Seluruh Cabor Maksimalkan Persiapan Atlet

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:05 WITA

Cegah Perang Kelompok, Appi: FORKOT Jadi Wadah Positif bagi Pemuda Makassar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:49 WITA

Gowa Jadi Pusat Sepak Bola, Sulsel Cup 2026, 12 Tim Berebut Rp200 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:47 WITA

Ketua KONI Bantaeng Ajak Panitia Bersatu demi Nama Baik Kontingen di Porprov XVIII

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:08 WITA

Padang Pariaman Tersingkir dari Semifinal Futsal Porprov XVI Sumbar 2026, Takluk 1-5 dari Kabupaten 50 Kota

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:56 WITA

Pemain Sepak Bola Kota Padang Dilaporkan Terlambat Mendapat Pertolongan, Kesiapan Ambulans Porprov XVI Sumbar Disorot

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:33 WITA

Penutupan Porprov XVI Sumbar Dipastikan Digelar di Stadion Utama Sumbar, Padang Pariaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:26 WITA

Hapkido Padang Pariaman Raih Dua Medali Emas dan Satu Perunggu pada Hari Pertama Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru