Kelola Pupuk Bokashi dari Limbah Kerbau dan Sekam, Direktur Salvinus Sawelinggi Bilang Harga Terjangkau

Berita Harian Toraja Utara, DNID.co.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mekar Sejahtera Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel), mengelola Pupuk Organik Bokhasi dari limbah kerbau yang berasal dari Pasar Hewan Bolu Rantepao di Jalan Tedong Balian.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perumda PMS Salvinus Sawelinggi pada media ini, Senin 3 Februari 2026 menjelaskan bahwa, mereka memanfaatkan limbah pertanian terintegrasi dengan peternakan untuk memproduksi pupuk berkualitas.

Mereka mengumpulkan kotoran kerbau dan sekam padi, lalu mengolah serta memfermentasinya dengan Effective Microorganisms 4 (EM4).

Salvinus menyebutkan bahwa, proses ini menghasilkan pupuk organik bokhasi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Usaha mereka berkembang pesat dengan pesanan datang dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, sebagian Palopo, Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

” Pupuk organik bokashi mereka sekarang diakui dan dicari di pasar karena mutu yang tinggi,” sebutnya.

Dia menekankan, bahwa pupuk organik bokashi penting, meskipun kandungan haranya lebih rendah dibandingkan pupuk anorganik.

Namun, aplikasinya yang lebih besar dan aman untuk tanaman menjadikannya pilihan yang lebih baik bagi petani millenial.

Pupuk organik ini memperbaiki kualitas dan kesuburan tanah, serta menjadi solusi ramah lingkungan dengan biaya produksi rendah.

Pupuk organik bokashi hasil fermentasi ini mengandung lebih banyak unsur hara yang siap diserap oleh akar tanaman.

Salvinus menambahkan bahwa, produk ini membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mengelola limbah menjadi sumber daya bermanfaat.

Dengan harga terjangkau Rp35.000 per zak dengan isi 25 kg, pupuk organik bokashi diharapkan membantu petani meningkatkan hasil pertanian mereka, karena mengandung Nitrogen 0,40%, Phospor 0,97% serta Kalium 0,68%.

Usaha ini juga berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Pasar Hewan Bolu, menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

** Megasari/Yustus

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 4 Februari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Yustus

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani
Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung Berkapasitas 10 Ton
Gudang Liau AKM Akui Terima 2,5 Ton Lada Diduga Curian, Polisi Amankan Delapan Orang
Puluhan Tahun Terbengkalai, 420 Hektare Sawah Pergam Kini Dibuka Kembali
Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional
Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan
Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka
Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:29 WITA

Dinas TPH Gowa Didorong Gagas Program yang Berdampak Bagi Kesejahteraan Petani

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Bantaeng Resmikan Vertical Dryer Jagung Berkapasitas 10 Ton

Jumat, 25 September 2026 - 21:09 WITA

Gudang Liau AKM Akui Terima 2,5 Ton Lada Diduga Curian, Polisi Amankan Delapan Orang

Selasa, 22 September 2026 - 20:37 WITA

Puluhan Tahun Terbengkalai, 420 Hektare Sawah Pergam Kini Dibuka Kembali

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:49 WITA

Inovasi Kompos FABA Lapas Tantang Efektivitas Pupuk Konvensional

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:54 WITA

Distankp Padang Pariaman Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:15 WITA

Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Buktikan Keajaiban Kompos Lewat Semangka

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:11 WITA

Pemkab Padang Pariaman Tuntaskan Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana dalam 23 Hari

Berita Terbaru