Pertemuan Ketua DPRD, Pj Sekda Buton Tengah Dengan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Begini Yang Dibahas

Buton Tengah, DNID.co.id – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Tengah, Muh. Rijal, bersama Ketua DPRD Buton Tengah, Sa’al Musrimin Haadi, menggelar pertemuan dengan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, di ruang kerjanya di Jakarta.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Buton Tengah dan kawasan sekitarnya, terutama dalam hal infrastruktur dan program-program strategis yang dapat mendukung kemajuan daerah, Kamis (06/02/2025).

Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang ( PUTR ) Buton Tengah Muh. Said, serta kepala bagian umum Sekretariat Daerah Buton Tengah.

Diskusi berfokus pada strategi pengembangan kawasan di Pulau Muna yang meliputi Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Muna Barat, dan Kabupaten Muna. Ketiga daerah ini memiliki potensi ekonomi yang saling mendukung dan diharapkan dapat berkembang melalui program prioritas yang akan didorong melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan akan terus mengawal program pembangunan di kawasan tersebut salah satunya program bedah rumah

“Saya komitmen akan terus mengawal realisasi program pembangunan di kawasan ini. Salah satu inisiatif yang menjadi perhatian adalah program bedah rumah, yang sebelumnya telah banyak terealisasi dan diharapkan dapat kembali dilanjutkan guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat,”ujarnya.

Di sisi lain ada beberapa program strategis yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan ini,di antaranya:

1. Pembangunan Rumah Susun Pondok Pesantren – Penyediaan rumah susun bagi santri guna mendukung pendidikan berbasis keagamaan.

2. Pengadaan Bus Sekolah – Memfasilitasi akses pendidikan dengan menyediakan transportasi yang aman dan nyaman bagi siswa.

3. Pembangunan Jembatan Buton-Muna (TONA) – Merancang konektivitas antarwilayah melalui pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Buton dan Muna guna meningkatkan mobilitas dan perputaran ekonomi.

4. Pengembangan Sektor Wisata – Mengoptimalkan potensi wisata untuk menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan pendapatan daerah.

5. Pengembangan Perikanan dan Budidaya Lobster Berbasis Kawasan – Memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui pengelolaan perikanan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

6. Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas – Meningkatkan infrastruktur perdagangan dengan membangun pelabuhan peti kemas guna memperlancar arus barang dan jasa.

Ridwan Bae juga merencanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Buton Tengah untuk meninjau langsung kondisi lapangan serta kebutuhan pembangunan di daerah Buton Tengah sebagai agenda reses DPR RI.

Dengan dukungan DPR RI, diharapkan pengembangan kawasan di Pulau Muna dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan pusat, serta sebagai wujud komitmen bersama untuk memajukan Buton Tengah melalui pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 11 Februari 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Aditya

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:44 WITA

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Berita Terbaru