Pengguna Tembakau Sintetis Mengaku Bebas Usai Bayar Rp15 Juta ke Oknum Polisi Polres Jeneponto

Berita Harian, dnid.co.id Seorang pemuda di Kabupaten Jeneponto berinisial IR (20) diamankan oleh Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto usai kedapatan membawa tembakau sintetis sebanyak 9 linting.

Berdasarkan pengakuan IR, ia diamankan di daerah Bioa Kabupaten Jeneponto pada pertengahan bulan Ramadhan lalu.

Setelah diamankan, IR tidak dibawa langsung ke Kantor Polres Jeneponto, melainkan diamankan di suatu tempat yang diduga posko Tim Pegasus.

” 6 orang yang datang amankan ka, termasuk Pak Rasyad (Dantim Tim Pegasus). Tidak di bawa ke polres,” ungkap IR, Kamis (17/04/2025).

I ditahan hanya satu hari. Belum sempat diperiksa, IR kemudian dibebaskan usai diduga membayar sejumlah uang kepada oknum polisi.

Berdasarkan pengakuan IR, awalnya oknum polisi ini meminta uang sebesar Rp30 juta hingga disepakati sebesar Rp15 juta yang harus dibayarkan oleh IR.  Uang tersebut kemudian dibayarkan oleh keluarga IR.

” Saya dengar pertamanya itu Rp30 juta. Tante ku yang bayar Rp15 juta,” ungkapnya.

Terpisah, Komandan Tim Pegasus Resmob Jeneponto, Aiptu Abd. Rasyad, saat dikonfirmasi membantah keterangan yang disampaikan oleh IR.

“Tidak betul itu dinda, tidak ada saya tahu dinda,” bantahnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Jeneponto, AKP Baharuddin, mengaku tidak tahu menahu terkait penangkapan tersebut.

“Silahkan konfirmasi langsung dengan Kasatreskrim karena beliau atasannya langsung Pak Rasyad,” ujarnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 17 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Said Daeng Liwang

Editor: Dito

Sumber Berita: Iniasal IR

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 785 kali dibaca
Pengguna Tembakau Sintetis Mengaku Bebas Usai Bayar 15 Juta Ke Oknum Polisi Polres Jeneponto

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Berita Terbaru