Breaking News

Radio Player

Loading...

Bupati Bone Dukung Penyerapan Jagung Rp5 Triliun, Andi Asman Sulaiman : Ini Kepastian Harga bagi Petani

Sabtu, 17 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bone, DNID.co.id — Kabar baik bagi petani jagung di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk menyerap 1 juta ton jagung langsung dari petani dengan harga Rp5.500 per kilogram.

 

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menghadiri panen raya jagung di Desa Bolli, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (16/5/2025).

ads

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada berita menggembirakan untuk petani jagung. Insyaallah kami siapkan Rp5 triliun untuk membeli 1 juta ton jagung langsung dari petani, dengan harga Rp5.500 per kilogram,” ujar Amran di hadapan para petani.

 

Mentan Amran juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah bersinergi dalam mendorong peningkatan produksi jagung nasional. Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran Polri atas dukungan aktif mereka terhadap sektor pertanian.

 

“Atas nama petani Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajaran yang telah mendukung penuh kebijakan Presiden di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Hasilnya luar biasa, produksi jagung nasional naik hingga 39 persen — tertinggi dalam sejarah,” jelasnya.

 

Di kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menyebut panen jagung di Bone merupakan bagian dari panen kuartal kedua di Sulawesi Selatan.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita panen di lahan seluas 49,3 hektare di Bone. Total ada 474 hektare yang dipanen serentak di Sulsel sebagai bagian dari kuartal kedua. Puncak panennya akan berlangsung pada Juni mendatang,” ujar Kapolri.

 

Kapolri juga mengungkapkan bahwa Polri bersama sejumlah pihak terkait tengah menyiapkan tambahan gudang berstandar Bulog untuk menampung hasil panen jagung para petani.

 

“Kami sudah beberapa kali rapat dengan staf dan stakeholder terkait untuk menambah gudang. Ini penting agar hasil panen bisa ditampung secara maksimal dan sesuai standar Bulog,” tambahnya.

 

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyambut baik langkah pemerintah pusat dalam menyerap hasil jagung petani. Ia menyebut program ini menjadi angin segar bagi petani lokal, khususnya di Bone yang merupakan salah satu sentra produksi jagung di Sulawesi Selatan.

 

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian Bapak Menteri Pertanian. Ini menjadi dorongan besar bagi petani di Bone untuk terus meningkatkan produktivitas. Program penyerapan ini tidak hanya memberi kepastian harga, tapi juga menjamin kesejahteraan petani,” ujar Andi Asman.

 

Ia juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bone siap mendukung penuh kebijakan ini dengan memfasilitasi distribusi dan pengawasan agar penyerapan jagung bisa berjalan lancar dan tepat sasaran.

 

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung nasional pada kuartal I 2025 meningkat sebesar 39,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Lonjakan ini turut mendorong sektor pertanian menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan tertinggi pada triwulan I 2025, dengan pertumbuhan mencapai 10,52 persen.

Simpan Gambar:

Penulis : Ricky

Editor : Admin

Sumber Berita : Redaksi Sulsel

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Jeneponto Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Secara Virtual
Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan
Tebang dan Bakar Puluhan Pohon di Hutan Lindung, Petani Bantaeng Diburu Polisi
Dugaan Jual-Beli Bantuan Alsintan di Dinas Pertanian Takalar Mencuat, KPM SUL-SEL Desak APH dan Kementan Usut Tuntas
Wujudkan Swasembada Pangan,812 Kelompok Tani Sulsel Terima Alsintan
Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata
KPT Desak Kejati Sulsel Evaluasi Penanganan Kasus Pupuk Rp6 Miliar di Jeneponto
Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:44 WITA

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Jeneponto Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Secara Virtual

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:42 WITA

Panen Jagung Perdana 2026 di Bantaeng, Kapolda Sulsel Tegaskan Polri Garda Terdepan Ketahanan Pangan

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:58 WITA

Tebang dan Bakar Puluhan Pohon di Hutan Lindung, Petani Bantaeng Diburu Polisi

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:35 WITA

Dugaan Jual-Beli Bantuan Alsintan di Dinas Pertanian Takalar Mencuat, KPM SUL-SEL Desak APH dan Kementan Usut Tuntas

Sabtu, 3 Januari 2026 - 22:07 WITA

Wujudkan Swasembada Pangan,812 Kelompok Tani Sulsel Terima Alsintan

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:25 WITA

Kapolres Kepulauan Seribu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Destinasi Wisata

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:14 WITA

KPT Desak Kejati Sulsel Evaluasi Penanganan Kasus Pupuk Rp6 Miliar di Jeneponto

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:37 WITA

Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang

Berita Terbaru