Miris! Oknum Jaksa di Bantaeng Diduga Desak Korban Bertanda Tangan Isi Perdamaian

Dnid.co.id || Bantaeng. Kajari Bantaeng diduga bermain mata bersama terduga pelaku pemalsuan tanda tangan dokumen yang telah dilaporkan korban di Polres Bantaeng, (30/07/2025).

Hal ini diketahui saat Korban MA (55) yang juga sebagai Sekertaris Desa (Sekdes) di Bantaeng di panggil oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menandatangani surat pernyataan damai,

Ironisnya, setibanya korban di kantor kajari bantaeng, menemukan hanya dirinya saja yang hadir, sementara korban langsung disodorkan lembar pernyataan yang sudah ditanda tangani oleh pelaku serta saksinya,

“Hanya saya bersama Pak Desa yang ada, pihaknya (pelaku) tidak ada, dan langsung di sodorkan surat pernyataan yang sudah ditanda tangani oleh pelaku dan saksinya”, Ujarnya MA.

Kemudian MA membaca isi didalam surat pernyataan itu tidak ada point keinginannya korban,

“Tidak ada pak, katanya pak Izmed tidak berkaitan ki dengan permintaan ku, tapi saya disuruh tanda tangan, tapi tidak ku tanda tangani”, Cetusnya MA

Meskipun sebelumnya korban sudah menyampaikan kepada pihak Kejari Bantaeng agar dilanjutkan saja, namun dibujuk untuk berdamai,

“sudah saya sampaikan Pak Izmed, tapi tidak tau pas ku di kejaksaan tidak ada kulihat itu permintaan ku makanya tidak mauka tanda tangani”, Tegas korban.

Saat ini MA berharap kasusnya terus dilanjut hingga pengadilan dan pelaku dihukum dengan seberat-beratnya.

Berdasarkan laporan polisi : LP/B/407/XI/2024/SPKT/Polres Bantaeng. MA melaporkan dugaan Pemalsuan Dokumen tanda tangan yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku berinisial AM.

Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Bantaeng Iptu Muhammad Gunawan Amin, SH, M.Si. mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirim berkas ke kejaksaan,

“Iya, Jadi perkara tersebut sudah kami kirim berkasnya, selebihnya kita tinggal tunggu petunjuk jaksanya”, Ujarnya Iptu Gunawang.

Kasat Reskrim juga menambahkan bahwa pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap terduga pelaku karena dianggap koperatif dan bersedia wajib lapor,

“AM sendiri sudah bermohon untuk tidak dilakukan penahanan, serta dengan pertimbangan dan kebijakan terduga pelaku dianggap koperatif dan bersedia untuk wajib lapor”, Pungkasnya Kasat Reskrim.

Berbeda halnya dengan dengan pihak kejari, ketika di konfirmasi, Izmed Bayu Hastardi, SH. selaku Jaksa di Kejari Bantaeng mengatakan,

“Kita ndag mau datang ke kantor kah, supaya enak ceritanya, kita datang mi ke kantor supaya enak ceritanya”, Ungkapnya Izmed. (31/07/2025) Siang hari.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 2 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Rizal

Editor: Redaktur

Sumber Berita: Narasumber

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 358 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Berita Terbaru