Gelar Rapat Paripurna, DPRD Serahkan 2 Hasil Keputusan Raperda ke Gubernur Sulbar

Dnid.co.id, Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat menggelar rapat Paripurna dalam rangka penyerahan surat keputusan pimpinan DPRD tentang penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Kedua Ranperda itu, yaitu Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat ini juga dirangkaikan dengan penyerahan dan penjelasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, terhadap nota keuangan dan Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Suhardi Duka mengungkapkan, pihaknya telah menerima persetujuan DPRD Sulbar atas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri yang telah disesuaikan dengan dua Ranperda tersebut.

Namun, ia juga mengungkapkan adanya penurunan signifikan pada rencana APBD 2026.

“Semula awalnya Anggaran kami rencanakan Rp2,1 triliun, kini turun menjadi sekitar Rp1,6 triliun, setelah disesuaikan dengan kebijakan RAPBN terbaru,” kata Suhardi Duka.

Penurunan tersebut menyebabkan selisih atau kekurangan anggaran mencapai lebih dari Rp300 miliar. Suhardi Duka menyebut, hal ini dipicu oleh kebijakan pemerintah pusat yang cukup drastis.

“Dengan kebijakan pusat yang tidak lagi memberikan DAK fisik, pengurangan DAU 16,5 persen dan DBH 74,6 persen. Jadi, memang berat bagi daerah,” ungkapnya.

Dampaknya, kata Suhardi Duka, sangat terasa pada kemampuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dalam menjalankan program-program pembangunan. Ia menyatakan dengan terbuka, berbagai program prioritas kemungkinan besar tidak bisa berjalan maksimal.

“pasti tidak ada lagi program pembangunan yang banyak yang kita bisa bikin, karena memang tidak ada uang. Kita sih, maunya bikin jalan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, tapi kalau uang tidak ada, kita mau apa? Karena memang, PAD kita hanya kisaran Rp600 miliar,” ujar Suhardi Duka.

Ia juga menyoroti ketergantungan Sulbar terhadap transfer dana pusat yang selama ini menjadi penopang utama anggaran daerah. Dengan berkurangnya aliran dana tersebut hingga sekitar 25 persen, situasi fiskal daerah menjadi semakin menantang.

“Jadi, daerah ini sangat bergantung pada transfer dana pusat. Ternyata, trasnfer dana pusat mengurangi sekira 25 persen, kita harus terima,” tuturnya.

Dengan kondisi ini, Pemprov Sulbar dihadapkan pada tantangan besar dalam merumuskan strategi anggaran yang tetap berpihak pada masyarakat, meski dalam keterbatasan fiskal yang nyata.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 10 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ITS

Editor: Admin

Sumber Berita: Humas DPRD Sulbar

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi
Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:44 WITA

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:58 WITA

Judi Sabung Ayam di Tamalate Makassar Diduga Dilindungi Oknum Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Diduga Ada Pungutan Iuran Sampah Melalui Rekening Pribadi Lurah Butung di Kota Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Elektabilitas Prabowo Merosot dari 34,9% ke 9,8% dalam Setahun, MBG-KDMP Jadi Salah Satu Faktor

Berita Terbaru