Breaking News

Radio Player

Loading...

Kanit PPA Polres Bantaeng Benarkan Informasi Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pengacara

Jumat, 2 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bantaeng, dnid.co.id  – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantaeng membenarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait adanya laporan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum pengacara di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kanit PPA Polres Bantaeng, Aipda Haerul Ihsan, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, memastikan bahwa laporan tersebut benar adanya dan saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Betul, sudah dikonfirmasi sama Pak Kasatreskrim kalau itu benar,” ujar Aipda Haerul Ihsan.

ads

Ia menjelaskan bahwa kasus dugaan pelecehan seksual tersebut saat ini masih berada pada tahap penyelidikan (lidik) oleh penyidik Polres Bantaeng. Oleh karena itu, pihaknya belum dapat membeberkan secara rinci terkait kronologi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kapan kejadiannya saya belum lihat secara pasti, sepertinya sekitar bulan November. Untuk lebih lanjut nanti kami konfirmasi karena sekarang masih proses lidik,” jelasnya.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan bahwa terduga pelaku merupakan seorang oknum pengacara yang bekerja di salah satu Yayasan Bantuan Hukum (YBH) di Bantaeng, dengan inisial F, sementara korban berinisial E. Laporan tersebut telah resmi masuk dan tercatat di Polres Bantaeng.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan status hukum terlapor maupun pasal yang akan dikenakan, mengingat proses penyelidikan masih berlangsung.

Simpan Gambar:

Penulis : Dito

Editor : Admin

Berita Terkait

Polsek Tamalate Amankan Dua Remaja Kedapatan Bawa 22 Busur dan Ketapel
Humas Polres Maros Angkat Bicara Usai Viral Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga
Diduga Remas Alat Vital Santriwati, Oknum Guru Mengaji di Jeneponto Diringkus Polisi
Aktivis Pemerhati Hukum Soroti Pelayanan Polsek Tamalate, Diduga Langgar Perkap Abaikan Laporan Warga
Catatan Akhir Tahun Polres Luwu : Penegakan Hukum Humanis, Narkoba Ditekan, Lalu Lintas Kondusif
Gerak Cepat Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Amankan Terduga Pelaku Pengancaman Anak Panah Busur
5 Anak di Bawah Umur Dijebloskan Jeruji Besi Polsek Bontoala, Ini Kasusnya
Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:14 WITA

Polsek Tamalate Amankan Dua Remaja Kedapatan Bawa 22 Busur dan Ketapel

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:05 WITA

Humas Polres Maros Angkat Bicara Usai Viral Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:54 WITA

Kanit PPA Polres Bantaeng Benarkan Informasi Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pengacara

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:48 WITA

Diduga Remas Alat Vital Santriwati, Oknum Guru Mengaji di Jeneponto Diringkus Polisi

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:02 WITA

Catatan Akhir Tahun Polres Luwu : Penegakan Hukum Humanis, Narkoba Ditekan, Lalu Lintas Kondusif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:10 WITA

Gerak Cepat Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Amankan Terduga Pelaku Pengancaman Anak Panah Busur

Kamis, 1 Januari 2026 - 23:45 WITA

5 Anak di Bawah Umur Dijebloskan Jeruji Besi Polsek Bontoala, Ini Kasusnya

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:39 WITA

Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Polsek Tamalate Amankan Dua Remaja Kedapatan Bawa 22 Busur dan Ketapel

Jumat, 2 Jan 2026 - 19:14 WITA