Dnid.co.id,Bima – Pergantian Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bima dari AKBP Eko Sutomo kepada AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar berlangsung aman dan tertib.
Pergantian pucuk pimpinan Polres Bima diharapkan dapat membawa semangat baru, kemudian terwujudnya keamanan, ketertiban dan penegakan hukum di Bima ke depannya.
Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bima Furqan Jurdi menerangkan,pergantian Kapolres tidak hanya mengganti jabatan, tetapi juga mengganti kebijakan kapolres dalam menciptakan kamtibmas dan penegakan hukum dilingkup Polres Kabupaten Bima.
“Saya ucapkan selamat datang kepada Kapolres Kabupaten Bima bapak Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar. Kapolres baru adalah harapan baru bagi kami untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang humanis dan penegak hukum yang profesional berintegritas dan adil,” kata Furqan, Jumat (09/1/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ketua DPD KNPI Kabupaten Bima, kehadiran Kapolres baru menciptakan harapan dan optimisme baru. Harapan baru itu menurutnya adalah pemberantasan narkoba di Kabupaten Bima. Dia menilai pemberantasan narkoba adalah agenda penting, yaitu menyelamatkan masyarakat khususnya generasi muda dari kerusakan akibat narkoba.
“Harapan saya, mewakili harapan masyarakat Kabupaten Bima, khususnya ibu-ibu, Bapak Kapolres mengambil langkah cepat, tangkap bandar Narkoba. Narkoba telah merusak mental, meruntuhkan moral, merusak hirarki keluarga, menciptakan anarkisme sosial, itulah penyebab meningkatnya kriminalitas di Bima. Dan Bapak Kapolres harus menindak tegas aparat kepolisian yang terlibat dalam lingkaran narkoba ini,” tegas Furqan.
Sebagai kejahatan transnational organized crime peredaran narkoba melibatkan banyak pihak, tidak terkecuali aparat keamanan. Kapolres Kabupaten Bima memiliki angka yang masih kecil dalam penindakan kasus narkoba.
“Bahkan agenda pemberantasan narkoba ini menjadi agenda reformasi internal kepolisian. Ada anasir yang berkembang banyak anggota polri terlibat dalam perdagangan narkoba ini. Dan dari sekian keresahan masyarakat terhadap narkoba ini, Kabupaten Bima sangat sedikit melakukan penindakan. Padahal kenyataannya dan sudah menjadi rahasia umum, Kabupaten Bima sudah daerah rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” jelas Aktivis Muda Muhammadiyah ini.
KNPI Kabupaten Bima menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Polres Kabupaten Bima dalam upaya pencegahan, edukasi, dan gerakan penyadaran kepada pemuda dan masyarakat.
“Kami percaya, kolaborasi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan adalah kunci penting dalam membangun Kabupaten Bima yang aman, bersih dari narkoba, dan bermartabat,” harapnya.
Penulis : Redaksi






























