Aksi Nekat Panglima LAJ dan Anak: Terobos Lapangan dan Teriaki Wasit di Stadion BJ Habibie
Parepare, dnid.co.id — Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ) Daeng Uki bersama anaknya, Jayalah PSM, tiba-tiba memasuki lapangan usai pertandingan PSM Makassar melawan Bali United di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2026).
Keduanya nekat masuk lapangan dengan memanjat pagar pembatas tribun. Mengenakan jersey PSM berwarna merah dan biru, Daeng Uki dan Jaya berlari menuju pintu masuk lapangan tempat wasit hendak keluar dari arena pertandingan.
Pantauan di lokasi, Jaya terlihat menunjuk wasit sambil berteriak dan melontarkan kata-kata kasar. Aksi tersebut sontak menarik perhatian ofisial dan staf PSM yang langsung berusaha menghalau keduanya.
Pemain PSM, Hilmansyah, juga tampak ikut turun tangan menenangkan Daeng Uki dan anaknya agar tidak semakin mendekati wasit. Beberapa steward kemudian mengamankan situasi dengan mengajak keduanya menjauh dari pintu keluar lapangan.
Meski sudah mundur, Jaya masih sempat menunjuk ke arah wasit sambil mengucapkan kata-kata bernada emosi.
Setelah situasi mereda, Daeng Uki dan Jaya akhirnya keluar dari area lapangan dan kembali ke tribun utara, tempat mereka sebelumnya duduk menyaksikan pertandingan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari panitia pelaksana maupun pihak keamanan terkait insiden tersebut.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Aksi Nekat Panglima LAJ dan Anak: Terobos Lapangan dan Teriaki Wasit di Stadion BJ Habibie
SABTU, 10 JANUARI 2026
Parepare, dnid.co.id — Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ) Daeng Uki bersama anaknya, Jayalah PSM, tiba-tiba memasuki lapangan usai pertandingan PSM Makassar melawan Bali United di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2026).
Keduanya nekat masuk lapangan dengan memanjat pagar pembatas tribun. Mengenakan jersey PSM berwarna merah dan biru, Daeng Uki dan Jaya berlari menuju pintu masuk lapangan tempat wasit hendak keluar dari arena pertandingan.
Pantauan di lokasi, Jaya terlihat menunjuk wasit sambil berteriak dan melontarkan kata-kata kasar. Aksi tersebut sontak menarik perhatian ofisial dan staf PSM yang langsung berusaha menghalau keduanya.
Pemain PSM, Hilmansyah, juga tampak ikut turun tangan menenangkan Daeng Uki dan anaknya agar tidak semakin mendekati wasit. Beberapa steward kemudian mengamankan situasi dengan mengajak keduanya menjauh dari pintu keluar lapangan.
Meski sudah mundur, Jaya masih sempat menunjuk ke arah wasit sambil mengucapkan kata-kata bernada emosi.
Setelah situasi mereda, Daeng Uki dan Jaya akhirnya keluar dari area lapangan dan kembali ke tribun utara, tempat mereka sebelumnya duduk menyaksikan pertandingan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari panitia pelaksana maupun pihak keamanan terkait insiden tersebut.