Data Menkes: Stroke dan Jantung Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

Jakarta. DNID.co.id- Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut stroke dan penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah Kalbar dan Kubu Raya agar fokus menangani kedua penyakit tersebut di seluruh RSUD.

“Di Indonesia, penyebab kematian terbanyak adalah stroke. Saya tadi sudah tanya ke Direktur RS di sini, ternyata memang stroke yang paling banyak,” ujar Menkes, kmais (17/4/2025).

Ia menambahkan bahwa penyakit jantung menempati urutan kedua penyebab kematian, disusul oleh kanker. Bahkan, di kalangan aparat keamanan seperti TNI dan Polri, jumlah kematian akibat stroke, jantung, dan kanker jauh lebih tinggi dibandingkan akibat kekerasan fisik atau bentrokan.

“Kalau mereka rajin latihan bela diri supaya tidak tertembak atau terluka, saya bilang jangan lupa juga jaga kesehatan. Karena faktanya, lebih banyak yang meninggal bukan karena senjata, tapi karena stroke dan jantung,” tambahnya.

Menkes juga menyoroti pentingnya ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai di daerah agar masyarakat tidak perlu dirujuk ke luar kota, seperti Pontianak atau bahkan ke Jakarta dan luar negeri, yang dinilai sangat membebani pasien dari sisi biaya maupun psikologis.

“Karena itu, rumah sakit yang sedang dibangun ini akan dilengkapi dengan peralatan medis untuk menangani penyakit-penyakit prioritas,” jelasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 18 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: 02 MR

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit
Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor
Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal
Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien
LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar
Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WITA

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28 WITA

Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:47 WITA

LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:02 WITA

Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah

Berita Terbaru