Presiden Prabowo Soroti Capaian Program Prioritas: MBG, Kesehatan Gratis, dan Pendidikan Merata

Jakarta, DNID.co.id — Presiden Prabowo Subianto mengatakan program prioritas pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan Kesehatan Gratis hingga pemerataan pendidikan telah menunjukkan capaian nyata sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

 

Ia mengatakan seluruh kebijakan tersebut dijalankan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

 

Presiden Prabowo mengatakan hingga 2026 program MBG telah berkembang pesat dan menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

 

Ia juga menjelaskan pelaksanaan program MBG juga memberikan dampak ekonomi yang luas. Program tersebut menciptakan ekosistem usaha dan lapangan kerja di berbagai daerah.

 

“MBG kita ini sudah sampai 60 juta hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026,” ucap Presiden Prabowo, Senin (2/2/2026).

 

Dengan kondisi saat ini, MBG telah mengoperasikan total 22.275 unit, di luar proses penilaian dan pengajuan, sebanyak 13.829 unit. “Dengan 22.000 saja, sekarang menciptakan lapangan kerja 1 juta, 22.000 x 50 orang yang digaji tiap hari,” kata Presiden Prabowo.

 

Di sektor kesehatan, Presiden Prabowo menyampaikan pemerintah telah memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu program unggulan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

 

“70 juta rakyat kita sudah dicek kesehatan gratis. Pertama kali dalam sejarah,” ungkap Presiden Prabowo.

 

Dalam bidang pendidikan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Pemerintah mendistribusikan bantuan dan fasilitas pendidikan untuk menjangkau seluruh sekolah, termasuk di daerah tertinggal.

 

“Saudara bisa lihat hasil-hasil kita yang lain, 282.180 sekolah telah menerima Interactive Flat Panel. Tahun ini sudah selesai, hampir semua sekolah termasuk yang terluar dan yang terpencil, yang tertinggal sudah menerima. Di pulau-pulau terpencil, di gunung-gunung tertinggi mereka sudah punya panel interaktif,” ujar Presiden Prabowo.

 

Selain itu, ia juga menyoroti langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Konsolidasi aset negara melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dilakukan untuk memastikan pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang.

 

“Kita telah bentuk dana Sovereign Wealth Fund. Saya telah menghimpun semua kekuatan milik negara dalam satu manajemen, satu pengelolaan, yang nilainya adalah 1 triliun dolar AS. Lengkapnya adalah 1.040 miliar dolar asset under management,” ucap Presiden Prabowo.

 

Menutup paparannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bekerja secara konsisten dan disiplin. Seluruh capaian dan kebijakan diarahkan untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan bangsa.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 3 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi AP

Editor: Hasriady

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kematian DPO R alias Lolli Usai Ditembak Dua Kali, Keluarga Sebut Bocor Kepala Hingga Dibungkus Plastik Saat Ditangkap
Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Predikat Informatif Belum Tentu Menjamin Keterbukaan, Ini Sorotan Rizky Priyatna
TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81
Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas
Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda
Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya
Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Kematian DPO R alias Lolli Usai Ditembak Dua Kali, Keluarga Sebut Bocor Kepala Hingga Dibungkus Plastik Saat Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:09 WITA

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Predikat Informatif Belum Tentu Menjamin Keterbukaan, Ini Sorotan Rizky Priyatna

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:48 WITA

TNI Buka Ruang Kebersamaan, UMKM dan Media Ikut Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang di DAS Kampak, Penambang Diminta Tunggu Legalitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:04 WITA

Tak Lagi Paksa Penumpang Masuk, Terminal Makassar Siapkan Strategi Baru Hidupkan Terminal Daya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Diduga Kebal Hukum! Aktivitas AW alias BES Pengumpul Solar Subsidi Masih Lancar, Polres Bone Dinilai Tutup Mata, Berlindung di A serta Dimodali Bombong Pemilik Tangki PT. Katana Wajo

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Aspirasi Akan Kawal Aturan Turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:09 WITA

Sosial Politik

Ketua Umum Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulsel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:11 WITA