Abraham Samad: Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Nasional Lupa Makan Malam
Jakarta, DNID.co.id —Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, mengungkap isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional yang selama ini dikenal kritis.
Abraham menjelaskan, pertemuan tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Namun, lokasi pertemuan kemudian dipindahkan ke Kertanegara, Jakarta Selatan, dan digelar pada Jumat (30/1/2026).
Ia menyebut pertemuan berlangsung cukup lama, dimulai sejak sore hingga malam hari. Diskusi yang berjalan intens membuat seluruh peserta larut dalam pembahasan hingga lupa waktu, termasuk waktu makan malam.
“Pertemuannya berlangsung dari setengah lima sore sampai sekitar pukul sembilan malam. Diskusinya sangat serius, sampai semua yang hadir lupa makan malam,” ungkapnya.
Selain Abraham Samad, pertemuan tersebut turut dihadiri Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, serta sejumlah tokoh nasional lainnya.
Abraham menuturkan, setiap tokoh yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pandangan dan masukan terkait berbagai persoalan bangsa.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Abraham Samad: Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Nasional Lupa Makan Malam
RABU, 4 FEBRUARI 2026
Jakarta, DNID.co.id --Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, mengungkap isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional yang selama ini dikenal kritis.
Abraham menjelaskan, pertemuan tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Namun, lokasi pertemuan kemudian dipindahkan ke Kertanegara, Jakarta Selatan, dan digelar pada Jumat (30/1/2026).
Ia menyebut pertemuan berlangsung cukup lama, dimulai sejak sore hingga malam hari. Diskusi yang berjalan intens membuat seluruh peserta larut dalam pembahasan hingga lupa waktu, termasuk waktu makan malam.
“Pertemuannya berlangsung dari setengah lima sore sampai sekitar pukul sembilan malam. Diskusinya sangat serius, sampai semua yang hadir lupa makan malam,” ungkapnya.
Selain Abraham Samad, pertemuan tersebut turut dihadiri Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, serta sejumlah tokoh nasional lainnya.
Abraham menuturkan, setiap tokoh yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pandangan dan masukan terkait berbagai persoalan bangsa.