Manajer SPBU Tarowang Bantah Adanya Praktik Mafia BBM Besubsidi di Jeneponto

Jeneponto, DNID.co.id – Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak  (BBM) SPBU di Tarowang berkode 74.923.07, Kab. Jeneponto, Sulsel,di bantah pihak SPBU Tarowang.

Terkait hal tersebut, Manajer SPBU Tarowang,Wahab angkat bicara dan membantah hal tersebut.

“Dimana kita mau ambil minyak sebanyak 150 jerigen atau 5 ton. Apa lagi kita mau memberikan jatah ke seseorang perhari sebanyak itu,” jelasnya.

Wahab mengaku, pengisian jerigen dilakukan sebagian besar nelayan dan petani itu pun sesuai dgn prosedur.

“Kami melayani pengisian jerigen, apabila ada barcode rekomendasi dari pertanian itu pun harus orangnya yang membawa, tidak bisa di wakilkan atau harus membawa surat kuasanya”ujar Wahab, Rabu (11/03/2026)

Wahab menambahkan,pengeluaran Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Tarowang kebanyakan pengguna kendaraan roda empat (mobil)

“Kalo shift  satu, minyak keluar sebanyak 2 hingga 3 ton. Berarti Shift 2 dan 3 biasa kosong paling ada cuman 2 ton”ungkapnya sambil memperlihatkan kertas laporan pengeluaran minyak.

Dirinya juga menjelaskan terkait foto operator yang beredar di sosial media belakangan ini.Operator  perempuan tersebut meminta bantuan terhadap BSN karna yang bersangkutan sedang melayani pembeli lainnya.

“Kebetulan ada disini itu BSN, dia mengisi jerigen bukan miliknya ia hanya membantu operator karna jerigen tersebut sudah mau penuh jadi BSN yang pegang noselnya”jelasnya.

Meski demikian, sebagai manajer, wahab tetap tegas dan profesional, dan tidak mentolerir kejadian tersebut.

Ia mengaku mengistirahatkan operator yang ada dalam foto,membuat berita acara pemecatan dan mengirimkan ke kantor pertamina pusat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 12 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Muh Alam Nasrullah Syam

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Manajer SPBU TAROWANG

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru