Jelang Lebaran 1447 H, Pakaian Muslim Ramai Diburu Warga,Pedagang Musiman Raih Omzet Lumayan

Makassar, DNID.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, pasar dan pusat perbelanjaan di Kota Makassar terlihat jauh lebih ramai dibanding awal Ramadan. Banyak masyarakat yang datang membeli kebutuhan lebaran, terutama pakaian baru dengan jenis muslim yang menjadi primadona.

Fenomena ini terjadi setiap tahun ketika bulan Ramadan memasuki minggu-minggu terakhir. Bagi sebagian orang, membeli baju lebaran sudah menjadi tradisi tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri, khususnya untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga dan teman. Banyak keluarga datang bersama-sama untuk memilih pakaian, baik orang dewasa maupun anak-anak yang sangat antusias memilih pakaian kesukaannya.

Risdianto Suaib, warga Jalan Maccini Gusung, Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar mengaku bersama keluarganya sengaja Berburu Pakaian Muslim seperti gamis, jubah, dan koko.

“Saya pilih berbelanja di Jalan Sunu karena selain harganya terjangkau, pelayanannya juga bagus, apalagi lokasinya dekat dari rumah,” ujarnya.

Tingginya animo masyarakat juga diakui para pedagang, seperti yang terlihat di salah satu toko di Jalan Sunu pada Selasa malam (17/3/2026). Ramainya pembeli membawa dampak positif bagi usaha, termasuk yang dijalankan Safwatul Ulum, pemilik Toko Kuiklin Busana Muslim.

Usaha jualan pakaian muslim pria ini merupakan usaha musiman yang dirintis sejak 2011. Di luar Ramadan, tempat tersebut beroperasi sebagai tempat pencucian mobil.

“Momentum Ramadan sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya, dengan mengganti usaha menjadi toko busana muslim untuk mengais rejeki di bulan penuh berkah. Ada toko grosiran di Pasar Sentral Makassar yang menjadi pasokan, sehingga omzetnya lumayan seiring tingginya kebutuhan masyarakat,” jelas Safwatul Ulum.

Menurutnya, penjualan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, terutama di penghujung Ramadan.

“Di awal Ramadan penjualan masih sepi, tapi di penghujung ini antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terutama di malam hari,” tambahnya.

Pakaian muslim yang ramai diburu antara lain gamis dan jubah, baik untuk dewasa maupun anak-anak dengan produk buatan dalam negeri. Harganya terjangkau dengan promo khusus, di mana baju koko dewasa dibandrol mulai Rp50 ribu dan untuk anak-anak mulai Rp35 ribu.

Tingginya minat masyarakat membeli pakaian muslim menunjukkan bahwa momen Ramadan dan Idulfitri tidak hanya menjadi waktu beribadah, tetapi juga memberikan peluang ekonomi. Selain itu, tradisi membeli baju baru saat lebaran juga dianggap sebagai simbol kebahagiaan menyambut hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 18 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Zhira

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Liputan lansung

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kejar Pangsa Pasar 20%, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri
Sulsel Tuan Rumah IIFS 2026, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WITA

Kejar Pangsa Pasar 20%, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri

Selasa, 3 November 2026 - 13:46 WITA

Sulsel Tuan Rumah IIFS 2026, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 23:47 WITA

Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WITA

Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:44 WITA

Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming

Berita Terbaru