Kerja Nyata Pendamping PKH Gowa, Pattallassang Dilirik Kemensos Jadi Kampung Sejahtera Pertama di Luar Jawa

Kunjungan kerja lintas Satker Kemensos RI di Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. (dok.fadhil)

Kunjungan kerja lintas Satker Kemensos RI di Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. (dok.fadhil)

Gowa, DNID.co.id – Upaya konsisten para Pendamping SDM Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Gowa mulai membuahkan hasil nyata. Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, kini diproyeksikan menjadi lokasi pilot project Kampung Sejahtera pertama di luar Pulau Jawa.

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja lintas satuan kerja Kementerian Sosial RI yang digelar pada Senin (13/4/2026). Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang peninjauan, tetapi juga membuka peluang besar bagi Pattallassang untuk menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas di tingkat nasional.

Yulianto dari Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Kemensos menyampaikan apresiasi langsung terhadap capaian di lapangan.
“Kami melihat langsung potensi besar di Desa Pattallassang. Ini bukan hanya siap, tapi sudah berjalan. Sangat layak menjadi pilot project Kampung Sejahtera di luar Jawa,” ujarnya.

Program Kampung Sejahtera sendiri mengusung pendekatan baru, di mana bantuan sosial tidak lagi menjadi tujuan akhir, melainkan sebagai sarana menuju kemandirian masyarakat. Di Pattallassang, pendekatan ini telah diterjemahkan melalui berbagai usaha produktif yang dijalankan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Subhan Kadir dari BBPPKS Makassar menilai pola pendampingan yang dilakukan berjalan sistematis dan terarah.
“Kerja-kerja pemberdayaan yang dilakukan pendamping PKH di Gowa sangat sistematis. Ini menjadi modal kuat untuk pengembangan skala yang lebih besar,” katanya.

Dukungan juga datang dari Kepala Sentra Gau Mabaji Gowa, Hasatama, yang menegaskan kesiapan pihaknya dalam memperluas dampak program.
“Kami siap memperkuat intervensi melalui layanan Sentra agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pemerintah daerah menyambut baik peluang tersebut. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, H. Firdaus, menyebut ini sebagai kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.
“Ini kebanggaan bagi Gowa. Sinergi antara pusat dan daerah akan terus kami perkuat agar program ini benar-benar mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Camat Pattallassang, A. Pangeran Zubair.
“Kami siap menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Kampung Sejahtera sebagai model pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Di tingkat lapangan, semangat optimisme juga terlihat dari para pendamping dan masyarakat. SDM PKH Kabupaten Gowa, Muhammad Fadhil bersama Ketua Kelompok Kampung Sejahtera, Jusmiati Dg Pine, menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal proses pemberdayaan.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Kami akan terus mengawal proses ini hingga KPM benar-benar mandiri dan sejahtera,” tegas mereka.

Dengan rencana penetapan sebagai pilot project pertama di luar Jawa, Desa Pattallassang diharapkan mampu menjadi contoh nyata transformasi bantuan sosial menjadi gerakan pemberdayaan yang berkelanjutan, sekaligus inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 13 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Arief Daeng Sunu

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Siaran Pers

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Berita ini 508 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru