Andi Akmal Sidak Proyek Sekolah Rakyat, Debu dan Lumpur Jadi Ancaman Serius Warga

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin dan Camat Tanete Riattang Timur, A. Habibie, berdialog dengan pihak pelaksana proyek saat melakukan sidak pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, menindaklanjuti keluhan warga terkait debu dan jalan berlumpur yang dinilai mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin dan Camat Tanete Riattang Timur, A. Habibie, berdialog dengan pihak pelaksana proyek saat melakukan sidak pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, menindaklanjuti keluhan warga terkait debu dan jalan berlumpur yang dinilai mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan.

Bone, DNID.co.id Debu dari mobilisasi truk yang melintas di sekitar proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bone dikeluhkan warga. Saat cuaca panas, debu bertebaran dan mengganggu aktivitas warga. Sebaliknya, ketika hujan turun, jalan berubah menjadi berlumpur dan licin.

Warga menilai kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Debu disebut berdampak pada kesehatan, sementara jalan licin meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Merespons keluhan tersebut, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Selasa (14/4/2026), dan menegaskan perbaikan segera atas dampak lingkungan yang ditimbulkan aktivitas proyek.

Keluhan utama warga adalah debu tebal saat cuaca panas dan lumpur saat hujan akibat aktivitas kendaraan proyek, yang dinilai mengganggu aktivitas dan membahayakan pengguna jalan.

“Pengawasan lapangan harus dilakukan secara intensif agar progres fisik tetap terjaga. Dengan percepatan pekerjaan yang disiplin, diharapkan seluruh sekolah dapat beroperasi sesuai target,” tegasnya.

Andi Akmal juga menekankan bahwa perbaikan jalan terdampak harus menjadi perhatian, tidak hanya penanganan debu semata.

Perwakilan pelaksana lapangan dari PT Nindya Karya mengakui adanya keluhan tersebut dan menyebut sumber debu berasal dari mobilisasi truk proyek yang melintas di area sekitar.

“Kami sebenarnya telah menyiapkan water canon untuk membersihkan area jalan yang dilalui truk proyek, walau belum maksimal. Kami juga menunjuk Darwis sebagai penanggung jawab lapangan untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Pihak pelaksana juga berharap dukungan penyiraman jalan dari pemadam kebakaran untuk mengurangi debu.

Camat Tanete Riattang Timur, A. Habibie, menegaskan pentingnya langkah mitigasi dampak lingkungan seiring aktivitas proyek.

“Truk yang keluar masuk mengangkut material sebaiknya diikuti dengan penyiraman untuk mengurangi debu yang berserakan di jalan,” katanya.

Sidak tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Bone Barham dan Lurah Bajoe Apriadi.

Inspeksi ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dampak langsung proyek terhadap lingkungan dan keselamatan di sekitar lokasi pembangunan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 15 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WITA

Sembilan Jurnalis Kepri Bergabung dengan DPP PJS, Kompetensi dan Advokasi Jadi Fokus

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA