BGN Tutup Dapur di Jeneponto Usai Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG

Jeneponto, DNID.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, akhirnya resmi dijatuhi sanksi penghentian operasional.

Langkah ekstrem ini diambil menyusul insiden keracunan massal yang menimpa 28 siswa SD dan SMP di wilayah tersebut akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan penutupan ini sekaligus menjadi babak baru dalam upaya pencegahan agar tragedi serupa tidak terulang.

SPPG yang bernaung di bawah Yayasan Manunggal Kartika Jaya ini sebelumnya sempat menjadi sorotan publik karena santer diduga dikelola oleh salah satu oknum anggota DPRD Jeneponto.

Koordinator Wilayah Satuan Pelaksana Pangan dan Gizi Indonesia (SPPI), Iksan, membenarkan langkah tegas tersebut.

“Iya betul Pak, SPPG tersebut ditutup. Ditutup sementara saja, namun belum ditentukan sampai kapan baru bisa dibuka kembali,” jelas Iksan, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, langkah penutupan ini diambil tepat sehari setelah puluhan anak tumbang dan harus menjalani perawatan intensif. Dari total korban, sebanyak 14 siswa terpaksa dipasang infus, sementara 6 lainnya dirujuk ke rumah sakit karena mengalami gejala berat.

Para siswa dilaporkan menderita gatal-gatal di sekujur tubuh, pembengkakan, mual, kejang-kejang, hingga sesak napas. Lauk ikan yang diduga sudah tidak layak konsumsi menjadi tertuduh utama di balik serangan medis massal ini.

Selama masa pembekuan izin ini, serangkaian pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan secara mendalam.

Tim terkait akan mengecek kualitas bahan baku, prosedur pengolahan, higienitas dapur, hingga sistem pengawasan internal. Hasil investigasi ini nantinya akan menentukan apakah dapur tersebut diperbolehkan beroperasi kembali atau akan ditutup secara permanen.

Desakan agar evaluasi dilakukan secara jujur dan transparan juga datang dari pihak sekolah. Kepala UPT SDN 7 Rumbia, Sitti Muliati, menekankan pentingnya standarisasi dalam program prioritas nasional ini.

“Saya secara pribadi sangat mendukung program ini, harapan kami jika SPPG tersebut berlanjut maka harus sesuai standar yang telah ditetapkan, jadi harus dilakukan evaluasi,” tegas Sitti Muliati melalui sambungan telepon.

Keterlibatan yayasan yang diduga dikelola oleh figur publik (anggota legislatif) membuat kasus ini kian sensitif.

Masyarakat berharap evaluasi ini tidak tebang pilih. Mengingat, Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis negara untuk menyehatkan generasi muda, bukan sekadar proyek distribusi semata.

Kini, orang tua siswa dan masyarakat setempat menunggu hasil audit tersebut dengan harapan besar bahwa jaminan kesehatan dan keamanan pangan benar-benar menjadi prioritas mutlak di masa depan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 26 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru