Kasus Pelecehan di Perguruan Tinggi Meningkat, Ini Langkah Tegas Pemprov Sulsel

Kadis DP3A Dalduk dan KB Pemprov Sulsel, Hj. Nursidah. (dok.ist)

Kadis DP3A Dalduk dan KB Pemprov Sulsel, Hj. Nursidah. (dok.ist)

Makassar, DNID.co.id – Mencuatnya kembali dugaan kasus pelecehan seksual di sejumlah perguruan tinggi pada April 2026 menjadi sorotan publik sekaligus pengingat bahwa ruang pendidikan belum sepenuhnya aman. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak.

Sejumlah kasus yang beredar, termasuk dugaan pelecehan berbasis digital hingga orkes kampus yang dinilai merendahkan martabat perempuan, memicu keprihatinan luas. Fenomena ini menyoroti pentingnya sensitivitas gender di lingkungan akademik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk dan KB) Sulsel, Hj. Nursidah, menjelaskan kekerasan seksual tidak muncul secara tiba-tiba.

“Pelecehan maupun kekerasan seksual berakar dari kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele atau candaan, seperti gimik (perilaku) yang merendahkan gender tertentu, memandang orang lain sebagai objek seksual, hingga komentar tidak senonoh terhadap tubuh seseorang maupun praktik menyalahkan korban,” ujar Nursidah, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama pencegahan. Edukasi yang berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali, menolak, dan melaporkan tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual.

Ia juga menekankan bahwa upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial. Keterlibatan semua pihak—mulai dari keluarga, institusi pendidikan, komunitas, hingga pemerintah—diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Komitmen Pemprov Sulsel, lanjut Nursidah, sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesetaraan gender.

“Bapak Gubernur menekankan setiap laporan atau indikasi kasus yang diterima, baik secara langsung maupun melalui media dan media sosial, harus segera ditelusuri dan ditangani cepat,” tambahnya.

Sebagai bentuk konkret, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor. Layanan pengaduan tersedia melalui Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA), yang menyediakan pendampingan dan penanganan komprehensif bagi korban.

Masyarakat dapat mengakses hotline 0821-8905-9050 atau datang langsung ke kantor UPT PPA di Jalan Hertasning VI Nomor 1 Makassar. Kanal media sosial juga disiapkan untuk memperluas akses pengaduan.

Penguatan ruang aman, kemudahan pelaporan, serta layanan yang berpihak kepada korban menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam merespons meningkatnya perhatian publik terhadap kasus pelecehan di lingkungan pendidikan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 26 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Umar

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Siaran Pers

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 17:44 WITA

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Berita Terbaru