Buser Naga Bekuk Pelaku Pencurian Alpukat, Tiga Pelaku Lain Masih Diburu

@Foto Ilustrasi Sumber

@Foto Ilustrasi Sumber "AI"

PANGKALPINANG, DNID.CO.ID — Satreskrim Polresta Pangkalpinang melalui Unit Opsnal Tim Buser Naga membongkar kasus pencurian buah alpukat yang terjadi di lahan milik warga di Jalan Batu Kadera, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Seorang remaja berinisial Samosir alias Nasir (18) berhasil diamankan polisi, sementara tiga pelaku lainnya masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasus tersebut terungkap setelah korban, Ahmad Fajri Khumara, menerima laporan dari warga sekitar terkait aktivitas mencurigakan di lahannya pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat dicek, sejumlah buah alpukat miliknya diketahui hilang digondol pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp2,2 juta dan langsung melapor ke Polresta Pangkalpinang.

Pengungkapan kasus dilakukan pada Sabtu malam, 9 Mei 2026. Tim Buser Naga yang melakukan penyelidikan mendapatkan informasi keberadaan pelaku di kawasan Polsek Gerunggang sekitar pukul 22.00 WIB. Polisi bergerak cepat dan mengamankan dua pria yang mengaku bernama Nasir dan Ismail.

“Pelaku mengakui ikut melakukan pencurian buah alpukat bersama beberapa rekannya. Saat ini satu pelaku sudah diamankan dan tiga lainnya masih dalam pengejaran,” ungkap sumber kepolisian saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).

Hasil interogasi mengungkap modus pencurian dilakukan secara berkelompok pada dini hari. Nasir mengaku berangkat bersama rekannya bernama Sangkut yang kini berstatus DPO menggunakan sepeda motor Honda Scoopy putih menuju lokasi kebun korban pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.

Sesampainya di lokasi, dua pelaku lain bernama Pik dan Fauzan, yang juga masih buron, ternyata sudah lebih dulu memanjat pohon alpukat milik korban. Melihat rekannya beraksi, Nasir dan Sangkut ikut memanen buah alpukat tanpa izin pemilik lahan.

“Awalnya kami lihat mereka sudah di atas pohon mengambil alpukat. Setelah itu kami ikut memunguti dan membawa hasil curian,” ujar Nasir di hadapan penyidik.

Setelah berhasil menggasak buah alpukat, komplotan tersebut bergerak menuju kawasan Pasir Putih untuk menjual hasil curian. Buah alpukat itu dijual kepada seorang penadah bernama Supardi dengan harga hanya Rp80 ribu. Uang hasil penjualan kemudian dibagi rata oleh pelaku.

Nilai penjualan yang sangat kecil dibanding kerugian korban menjadi sorotan penyidik. Polisi menduga aksi tersebut bukan pertama kali dilakukan kelompok tersebut. Aparat kini mendalami kemungkinan adanya tindak pencurian serupa di sejumlah lokasi lain di Pangkalpinang.

“Kasus ini masih terus dikembangkan. Tim sedang memburu tiga pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui,” tegas sumber kepolisian.

Saat ini Nasir bersama rekannya Ismail telah dibawa ke Polresta Pangkalpinang guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan pejabat utama Polresta Pangkalpinang untuk pengembangan kasus.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 10 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: BAHTERA

Editor: REDAKSI BABEL

Sumber Berita: HUMAS POLRESTA PANGKALPINANG

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Green Policing, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jaga Kebersihan Potensi Wisata Air Terjun Pait
KBPBI Terima Salinan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan ! Apresiasi Presiden Prabowo
Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau
Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Rapimnas FSP PP SPSI Dukung Jumhur Hidayat Jadi Ketum KSPSI 2027-2032
Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Dikira Mau Ditilang, Pengendara di Bone Ini Malah Dikasih Hadiah Oleh Kapolres
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:18 WITA

Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 13:06 WITA

Green Policing, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jaga Kebersihan Potensi Wisata Air Terjun Pait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WITA

KBPBI Terima Salinan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan ! Apresiasi Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 12:58 WITA

Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau

Jumat, 6 November 2026 - 11:54 WITA

Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 21:51 WITA

Dikira Mau Ditilang, Pengendara di Bone Ini Malah Dikasih Hadiah Oleh Kapolres

Kamis, 5 November 2026 - 18:45 WITA

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW dan Verifikasi Faktual Dewan Pers

Berita Terbaru