Buser Naga Ringkus Residivis Muda Bobol Sembilan Rumah

Pangkalpinang,Dnid.Co.Id — Polresta Pangkalpinang akhirnya membongkar aksi komplotan spesialis pencurian instalasi listrik kabel tembaga yang meresahkan warga di sejumlah wilayah Kota Pangkalpinang dan sekitarnya. Dua pelaku berhasil ditangkap Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang, Minggu (10/5/2026), setelah diduga terlibat dalam sedikitnya sembilan lokasi pencurian berbeda.

Kedua pelaku yakni Akmal Sultan (17), residivis kasus serupa tahun 2025, dan Alfin Adha (15). Sementara dua pelaku lain berinisial Rehan dan Arkan kini masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasus terbaru terungkap setelah korban, Sidiq Afriadi Pujantoro (24), melapor kehilangan kabel instalasi listrik di rumah milik keluarganya di Jalan Air Mawar I, Gang Jagung, Kelurahan Air Mawar, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Sabtu (9/5/2026) malam.

Korban mengetahui pencurian itu usai menerima informasi melalui aplikasi WhatsApp sekitar pukul 21.00 WIB. Saat tiba di lokasi bersama orang tuanya, kabel instalasi listrik di rumah tersebut sudah raib digondol pelaku.

“Korban mengaku instalasi listrik di rumah tersebut sebelumnya juga pernah dicuri. Setelah diperbaiki dan dipasang kembali, pelaku kembali datang mengambil kabel yang sama,” ungkap sumber kepolisian.

Akibat aksi berulang tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp128 juta.

Tim Buser Naga yang menerima laporan langsung bergerak melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 16.00 WIB, polisi mendapat informasi keberadaan pelaku di kawasan Taman Mandara. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua remaja yang mengaku bernama Akmal dan Alfin.

Dalam pemeriksaan awal, Akmal mengakui dirinya bersama rekan-rekannya membobol rumah korban sebanyak dua kali. Modusnya, para pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor menuju rumah kosong, lalu merusak jendela menggunakan obeng untuk masuk ke dalam bangunan.

“Akmal bertugas naik ke plafon memotong kabel tembaga menggunakan tang. Pelaku lain membantu mengumpulkan hasil curian,” ujar penyidik.

Tak berhenti di satu lokasi, komplotan tersebut bahkan kembali mendatangi rumah yang sama pada pagi harinya sebelum menyasar tiga rumah kosong lain di sekitar kawasan Air Mawar.

Kabel-kabel hasil curian kemudian dibakar di kawasan Taman Mandara guna menghilangkan lapisan pembungkus sebelum dijual ke pengepul rongsokan di Pangkalpinang. Dari hasil penjualan, para pelaku memperoleh uang Rp1,3 juta yang dibagi kepada anggota komplotan.

“Uangnya dibagi-bagi, sebagian dipakai makan dan kebutuhan sehari-hari,” kata pelaku kepada penyidik.

Hasil interogasi lanjutan mengungkap fakta lebih mengejutkan. Akmal mengaku telah melakukan aksi pencurian serupa di sedikitnya sembilan titik berbeda, mulai dari Tua Tunu, Pangkalan Baru, Jalan Koba, Pasir Putih, Namang, Selindung, hingga Desa Kace. Komplotan itu juga diduga terlibat pencurian tiga mesin robin di Desa Balunijuk.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Fizz R warna hitam, satu karung tembaga bekas bakaran, tang warna oranye, serta obeng warna biru yang digunakan untuk membobol rumah korban.

Kini kedua pelaku telah diamankan di Polresta Pangkalpinang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih memburu dua pelaku lain yang melarikan diri.

“Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan TKP lain dan jaringan penadah hasil curian,” tegas pihak kepolisian.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 10 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: BAHTERA

Editor: REDAKSI BABEL

Sumber Berita: HUMAS POLRESTA PANGKALPINANG

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga
Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Bongkar Judi Togel Online, Tim URC Resmob Polres Soppeng Amankan Dua Pria
Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot
Viral di Medsos, Pria yang Aniaya Pekerja Penyiram Tanaman kini Diamankan Polsek Rappocini
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:16 WITA

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 September 2026 - 22:01 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 19:24 WITA

Bongkar Judi Togel Online, Tim URC Resmob Polres Soppeng Amankan Dua Pria

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 17:16 WITA

Viral di Medsos, Pria yang Aniaya Pekerja Penyiram Tanaman kini Diamankan Polsek Rappocini

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 Sep 2026 - 22:16 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 Sep 2026 - 22:01 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 Sep 2026 - 21:53 WITA