Guru Kristen Di Madrasah Jadi PNS Kemenag, Cerita Toleransi Dari Tana Toraja

Tana Toraja, DNID.co.id — Di tengah prosesi pelantikan 56 Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja yang dilakukan secara daring oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Kamis (21/05/2026), terselip cerita tentang toleransi dan pengabdian melampaui perbedaan.

Salah satu PNS yang dilantik ialah Novia Sanriliani Maluegha, guru Kimia yang mengabdi di lingkungan madrasah.

Sebagai seorang Kristen yang bekerja di bawah naungan Kementerian Agama, Novia mengaku sempat merasa canggung ketika pertama kali masuk ke lingkungan madrasah.

“Pernah. Sering,” ujarnya saat ditanya

Kekhawatiran Novia yang pernah di rasakan di awal masa pengabdian, seiring waktu mencair.Karena suasana kekeluargaan yang di rasakan bersama rekan-rekan kerja perlahan menghapus rasa canggung tersebut.
Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya ialah ketika rekan kerja datang berkunjung ke rumahnya.
Bagi Novia, toleransi tidak selalu hadir dalam bentuk besar dan formal, tetapi justru terlihat dari sikap-sikap sederhana sehari-hari.

“Tidak diwajibkan menggunakan jilbab. Tetap boleh makan pada bulan Ramadan,” katanya.

Di tengah maraknya narasi intoleransi dan polarisasi di media sosial, pengalaman Novia menjadi gambaran tentang bagaimana keberagaman dijalani secara alami di lingkungan pendidikan madrasah, khususnya di Tana Toraja yang selama ini dikenal sebagai daerah yang damai dalam keberagaman.

Ia pun berpesan kepada generasi ASN muda agar tetap menjunjung tinggi nilai pelayanan tanpa memandang suku, agama, maupun ras.

“Apapun agamamu, sukumu, rasmu, kerjakanlah pelayananmu seperti untuk Tuhan, dan bukan untuk manusia,” tuturnya.

Pengalaman mengajar di lingkungan yang berbeda keyakinan juga memberinya pemahaman baru tentang nilai kemanusiaan.

“Apapun keyakinannya, manusia tetap makhluk sosial. Saling membutuhkan, saling berhubungan. Tidak pernah benar-benar sendiri, dan tidak bisa benar-benar sendiri,” lanjutnya.

Pelantikan PNS Kementerian Agama tahun ini pun bukan hanya tentang pengangkatan aparatur baru, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengabdian dan kemanusiaan dapat berjalan melampaui perbedaan keyakinan.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 23 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Kemenag Tana Toraja

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru