Konferensi PWI Sulsel Selesai, Ketua Baru Akhirnya Ditetapkan
Makassar, DNID.co.id — Suwardi Tahir resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan periode 2026-2031 secara aklamasi dalam Konferensi PWI Sulsel yang digelar di Graha Pena Fajar, Makassar, Selasa (2/6/2026).
Mantan Pemimpin Redaksi Harian Fajar itu ditetapkan sebagai ketua setelah forum konferensi yang diikuti 305 pemilih memilih menempuh jalur musyawarah mufakat. Dengan keputusan tersebut, proses pemilihan tidak dilanjutkan ke tahap pemungutan suara.
Terpilihnya Suwardi sekaligus mengakhiri rangkaian konferensi organisasi wartawan terbesar di Sulawesi Selatan yang menjadi ajang penentuan arah kepemimpinan PWI Sulsel untuk lima tahun mendatang.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Suwardi menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh anggota dan menjaga soliditas organisasi.
“Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh anggota PWI Sulawesi Selatan. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan organisasi, meningkatkan kompetensi wartawan, dan menjaga marwah PWI,” kata Suwardi.
Dia menegaskan penguatan kompetensi wartawan akan menjadi salah satu fokus utama kepengurusannya.
Menurutnya, pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pendidikan jurnalistik, dan penguatan etika profesi harus terus diperluas untuk menjawab tantangan dunia pers di era digital.
Sebelum ditetapkan secara aklamasi, Suwardi Tahir bersaing dengan Amrullah Basri dalam bursa calon Ketua PWI Sulsel. Namun dinamika forum mengarah pada kesepakatan bersama sehingga konferensi memilih jalan musyawarah.
Keputusan tersebut disambut tepuk tangan peserta yang memenuhi ruang sidang utama Graha Pena Fajar. Suasana konferensi berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan hingga penetapan ketua terpilih.
Ketua Panitia Konferensi PWI Sulsel, Faisal Palapa, mengatakan konferensi tahun ini diikuti 305 peserta penuh yang memiliki hak suara serta lebih dari 100 peserta peninjau dari anggota muda PWI.
Menurut Faisal, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tahun ini mengalami penurunan dibanding konferensi sebelumnya.
“Jumlah DPT tahun ini sebanyak 305 orang. Pada konferensi tahun 2021 jumlahnya mencapai 338 pemilih,” ujarnya.
Faisal mengungkapkan, berdasarkan data Dewan Pers, jumlah wartawan di Sulawesi Selatan yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mencapai 1.076 orang. Namun hanya 305 orang yang masuk dalam daftar pemilih konferensi.
“Berdasarkan data Dewan Pers, jumlah wartawan di Sulsel yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mencapai 1.076 orang. Namun yang masuk dalam DPT konferensi hanya 305 orang,” ungkapnya.
Faisal menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru untuk memperkuat kompetensi sekaligus memperbanyak anggota penuh PWI.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus yang akan datang. Kompetensi wartawan harus menjadi prioritas agar semakin banyak jurnalis yang memenuhi syarat menjadi anggota penuh PWI,” katanya.
Faisal juga mengingatkan pentingnya validasi data anggota agar proses demokrasi organisasi berjalan lebih akurat.
“Jangan sampai ada anggota yang sudah meninggal dunia tetapi masih tercatat dalam daftar pemilih. Validasi data harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Konferensi PWI Sulsel 2026 turut dihadiri Asisten III Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Arafah mewakili Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, unsur Forkopimda, pengurus PWI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, serta sejumlah tokoh pers.
Sementara itu, Faisal menjelaskan persiapan konferensi telah dibahas sejak Oktober 2025. Agenda tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026, namun baru terlaksana pada Juni setelah melalui berbagai dinamika organisasi.
“Persiapan konferensi ini sudah mulai dibahas sejak Oktober tahun lalu. Awalnya direncanakan berlangsung pada Februari, namun berbagai dinamika membuat pelaksanaannya baru terlaksana hari ini,” tutupnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Konferensi PWI Sulsel Selesai, Ketua Baru Akhirnya Ditetapkan
RABU, 3 JUNI 2026
Makassar, DNID.co.id — Suwardi Tahir resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan periode 2026-2031 secara aklamasi dalam Konferensi PWI Sulsel yang digelar di Graha Pena Fajar, Makassar, Selasa (2/6/2026).
Mantan Pemimpin Redaksi Harian Fajar itu ditetapkan sebagai ketua setelah forum konferensi yang diikuti 305 pemilih memilih menempuh jalur musyawarah mufakat. Dengan keputusan tersebut, proses pemilihan tidak dilanjutkan ke tahap pemungutan suara.
Terpilihnya Suwardi sekaligus mengakhiri rangkaian konferensi organisasi wartawan terbesar di Sulawesi Selatan yang menjadi ajang penentuan arah kepemimpinan PWI Sulsel untuk lima tahun mendatang.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Suwardi menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh anggota dan menjaga soliditas organisasi.
"Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh anggota PWI Sulawesi Selatan. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan organisasi, meningkatkan kompetensi wartawan, dan menjaga marwah PWI," kata Suwardi.
Dia menegaskan penguatan kompetensi wartawan akan menjadi salah satu fokus utama kepengurusannya.
Menurutnya, pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pendidikan jurnalistik, dan penguatan etika profesi harus terus diperluas untuk menjawab tantangan dunia pers di era digital.
Sebelum ditetapkan secara aklamasi, Suwardi Tahir bersaing dengan Amrullah Basri dalam bursa calon Ketua PWI Sulsel. Namun dinamika forum mengarah pada kesepakatan bersama sehingga konferensi memilih jalan musyawarah.
Keputusan tersebut disambut tepuk tangan peserta yang memenuhi ruang sidang utama Graha Pena Fajar. Suasana konferensi berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan hingga penetapan ketua terpilih.
Ketua Panitia Konferensi PWI Sulsel, Faisal Palapa, mengatakan konferensi tahun ini diikuti 305 peserta penuh yang memiliki hak suara serta lebih dari 100 peserta peninjau dari anggota muda PWI.
Menurut Faisal, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tahun ini mengalami penurunan dibanding konferensi sebelumnya.
"Jumlah DPT tahun ini sebanyak 305 orang. Pada konferensi tahun 2021 jumlahnya mencapai 338 pemilih," ujarnya.
Faisal mengungkapkan, berdasarkan data Dewan Pers, jumlah wartawan di Sulawesi Selatan yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mencapai 1.076 orang. Namun hanya 305 orang yang masuk dalam daftar pemilih konferensi.
"Berdasarkan data Dewan Pers, jumlah wartawan di Sulsel yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mencapai 1.076 orang. Namun yang masuk dalam DPT konferensi hanya 305 orang," ungkapnya.
Faisal menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru untuk memperkuat kompetensi sekaligus memperbanyak anggota penuh PWI.
"Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus yang akan datang. Kompetensi wartawan harus menjadi prioritas agar semakin banyak jurnalis yang memenuhi syarat menjadi anggota penuh PWI," katanya.
Faisal juga mengingatkan pentingnya validasi data anggota agar proses demokrasi organisasi berjalan lebih akurat.
"Jangan sampai ada anggota yang sudah meninggal dunia tetapi masih tercatat dalam daftar pemilih. Validasi data harus menjadi perhatian serius," tegasnya.
Konferensi PWI Sulsel 2026 turut dihadiri Asisten III Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Arafah mewakili Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, unsur Forkopimda, pengurus PWI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, serta sejumlah tokoh pers.
Sementara itu, Faisal menjelaskan persiapan konferensi telah dibahas sejak Oktober 2025. Agenda tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026, namun baru terlaksana pada Juni setelah melalui berbagai dinamika organisasi.
"Persiapan konferensi ini sudah mulai dibahas sejak Oktober tahun lalu. Awalnya direncanakan berlangsung pada Februari, namun berbagai dinamika membuat pelaksanaannya baru terlaksana hari ini," tutupnya.