Pembobol Rumah Wa Nimbang Ditangkap, Polisi Ungkap Ada Dugaan Kasus Lain yang Berkaitan

 

Kasus yang sempat menyita perhatian publik Bone memasuki babak baru setelah polisi berhasil mengamankan terduga pelaku dan membuka pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

 

Bone, DNID.co.id – Misteri hilangnya brankas berisi ratusan gram emas dan uang tunai milik pengusaha ikan asal Bajoe, Herwin alias Wa Nimbang, mulai menemui titik terang.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone berhasil menangkap terduga pelaku Pencurian tersebut di Kabupaten Gowa dan kini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah kasus lainnya.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, mengatakan terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Sudah diamankan, namun sementara masih kami kembangkan dulu karena ada banyak tempat kejadian perkara (TKP) yang diduga berkaitan di wilayah Bone,” ujar AKP Alvin Aji Kurniawan, Rabu (3/6/2026) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku ditangkap di Kabupaten Gowa pada Senin (1/6/2026) setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan pelacakan pasca menerima laporan dari korban.

Pelaku juga diduga merupakan spesialis pembobol rumah dan brankas yang telah beraksi di sedikitnya 33 tempat kejadian perkara (TKP) di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Polisi juga menduga aksi pelaku tidak hanya terjadi di Kabupaten Bone, tetapi juga di sejumlah kabupaten lain.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian aksi yang diduga melibatkan pelaku.

Disamping itu Penyidik juga belum mengungkap identitas terduga pelaku karena proses pengembangan masih berlangsung.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian luas masyarakat Bone karena nilai kerugian yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp1,3 miliar.

Korban diketahui merupakan pengusaha nelayan yang cukup dikenal di wilayah Bajoe dan juga dikenal sebagai salah satu pemeran dalam film komedi Bugis Ambo Nai.

Peristiwa pencurian itu terjadi di Lingkungan Bene, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 07.15 Wita.

Saat kejadian, Herwin bersama anggota keluarganya sedang berada di masjid untuk melaksanakan Salat Iduladha. Rumah dalam keadaan kosong ketika pelaku diduga menjalankan aksinya.

Pelaku diduga masuk melalui pintu samping rumah sebelum membawa kabur sebuah brankas yang berisi sekitar 500 gram emas dan uang tunai Rp50 juta.

Korban baru mengetahui kejadian tersebut setelah pulang dari masjid. Saat memeriksa rumahnya, brankas yang biasa digunakan menyimpan emas dan uang tunai sudah tidak berada di tempat semula.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp1,3 miliar.

“Benar, kami telah menerima laporan terkait kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Kelurahan Lonrae,” kata AKP Alvin saat dikonfirmasi usai laporan diterima.

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan brankas milik korban tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun hingga kini penyidik masih mendalami kondisi isi brankas tersebut untuk memastikan apakah seluruh barang berharga masih berada di dalamnya atau telah diambil oleh pelaku.

Satreskrim Polres Bone menegaskan penyelidikan belum berhenti pada penangkapan satu orang terduga pelaku.

Selanjutnya, Polisi masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan puluhan kasus pencurian lainnya di Sulawesi Selatan serta memburu pihak-pihak yang diduga ikut berperan dalam kejahatan tersebut.

“Masih kami kembangkan. Ada beberapa TKP lain yang diduga berkaitan dan sementara dalam proses penyelidikan,” tutup AKP Alvin.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 5 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Berita ini 741 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:28 WITA

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA