Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Bone, Ini Fokus Utama Andi Saharuddin Empat Tahun ke Depan
Ketua IPSI Bone terpilih periode 2026–2030 menegaskan peningkatan kualitas atlet dan wasit menjadi prioritas untuk mendongkrak prestasi pencak silat daerah.
Bone, DNID.co.id – Andi Saharuddin resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bone periode 2026–2030.
Dia dipercaya memimpin organisasi pencak silat terbesar di Kabupaten Bone setelah ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Bone yang digelar di area Kantor KONI Bone.
Terpilihnya mantan Sekretaris Umum IPSI Bone tersebut mendapat dukungan penuh dari peserta Muskab yang terdiri dari pengurus dan perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Bone.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Andi Saharuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin IPSI Bone selama empat tahun ke depan.
“Terima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya sebagai Ketua IPSI Bone. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus IPSI sebelumnya atas segala pengabdian dan kerja kerasnya. Apa yang telah dilaksanakan dengan baik akan kita lanjutkan,” ujar Andi Saharuddin.
Andi Saharuddin menegaskan kepemimpinannya akan berorientasi pada keberlanjutan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pembinaan atlet dan sumber daya manusia di lingkungan pencak silat Bone.
Menurutnya, IPSI merupakan rumah besar seluruh insan pencak silat yang harus dijaga bersama tanpa membedakan perguruan maupun aliran yang ada.
“IPSI bukan milik perorangan. Kita semua berada dalam rumah besar IPSI. Tugas kita bersama adalah bagaimana membawa IPSI menjadi lebih maju dan berprestasi,” katanya.
Salah satu fokus utama yang akan menjadi perhatian kepengurusannya adalah peningkatan kapasitas atlet, wasit, dan perangkat pertandingan guna mendukung lahirnya prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
“Kita harus melaksanakan peningkatan kapasitas, baik bagi wasit maupun atlet. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama agar prestasi pencak silat Bone terus meningkat,” tegasnya.
Andi Saharuddin menilai kemajuan organisasi tidak dapat dicapai tanpa dukungan seluruh perguruan pencak silat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen IPSI Bone untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi.
“Mari bergandengan tangan, bersatu, dan bekerja bersama untuk membesarkan IPSI ke depan serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Bone,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IPSI Provinsi Sulawesi Selatan, Fahrizal, yang membuka secara resmi Muskab IPSI Bone, berharap kepemimpinan baru mampu membawa organisasi semakin solid dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Muskab ini harus dijalankan dengan baik. Kita saling merangkul ide dan gagasan untuk memajukan pencak silat. Semoga Bone menjadi lumbung atlet yang mampu bersaing hingga kancah internasional,” ujar Fahrizal.
Dengan terpilihnya Andi Saharuddin secara aklamasi, IPSI Bone kini memasuki babak baru. Harapan besar tertuju pada kepengurusan periode 2026–2030 untuk memperkuat pembinaan, menjaga persatuan antarperguruan, dan meningkatkan prestasi pencak silat Bone di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Bone, Ini Fokus Utama Andi Saharuddin Empat Tahun ke Depan
SABTU, 13 JUNI 2026
Ketua IPSI Bone terpilih periode 2026–2030 menegaskan peningkatan kualitas atlet dan wasit menjadi prioritas untuk mendongkrak prestasi pencak silat daerah.
Bone, DNID.co.id – Andi Saharuddin resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bone periode 2026–2030.
Dia dipercaya memimpin organisasi pencak silat terbesar di Kabupaten Bone setelah ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Bone yang digelar di area Kantor KONI Bone.
Terpilihnya mantan Sekretaris Umum IPSI Bone tersebut mendapat dukungan penuh dari peserta Muskab yang terdiri dari pengurus dan perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Bone.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Andi Saharuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin IPSI Bone selama empat tahun ke depan.
“Terima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya sebagai Ketua IPSI Bone. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus IPSI sebelumnya atas segala pengabdian dan kerja kerasnya. Apa yang telah dilaksanakan dengan baik akan kita lanjutkan,” ujar Andi Saharuddin.
Andi Saharuddin menegaskan kepemimpinannya akan berorientasi pada keberlanjutan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pembinaan atlet dan sumber daya manusia di lingkungan pencak silat Bone.
Menurutnya, IPSI merupakan rumah besar seluruh insan pencak silat yang harus dijaga bersama tanpa membedakan perguruan maupun aliran yang ada.
“IPSI bukan milik perorangan. Kita semua berada dalam rumah besar IPSI. Tugas kita bersama adalah bagaimana membawa IPSI menjadi lebih maju dan berprestasi,” katanya.
Salah satu fokus utama yang akan menjadi perhatian kepengurusannya adalah peningkatan kapasitas atlet, wasit, dan perangkat pertandingan guna mendukung lahirnya prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
“Kita harus melaksanakan peningkatan kapasitas, baik bagi wasit maupun atlet. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama agar prestasi pencak silat Bone terus meningkat,” tegasnya.
Andi Saharuddin menilai kemajuan organisasi tidak dapat dicapai tanpa dukungan seluruh perguruan pencak silat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen IPSI Bone untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi.
“Mari bergandengan tangan, bersatu, dan bekerja bersama untuk membesarkan IPSI ke depan serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Bone,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IPSI Provinsi Sulawesi Selatan, Fahrizal, yang membuka secara resmi Muskab IPSI Bone, berharap kepemimpinan baru mampu membawa organisasi semakin solid dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Muskab ini harus dijalankan dengan baik. Kita saling merangkul ide dan gagasan untuk memajukan pencak silat. Semoga Bone menjadi lumbung atlet yang mampu bersaing hingga kancah internasional,” ujar Fahrizal.
Dengan terpilihnya Andi Saharuddin secara aklamasi, IPSI Bone kini memasuki babak baru. Harapan besar tertuju pada kepengurusan periode 2026–2030 untuk memperkuat pembinaan, menjaga persatuan antarperguruan, dan meningkatkan prestasi pencak silat Bone di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.