Polres Bangka Barat Racik Soliditas Lewat Nasi Goreng
BANGKA BARAT ,DNID.co.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bangka Barat memilih cara berbeda untuk memperkuat soliditas internal. Puluhan personel dari seluruh satuan kerja dan Polsek jajaran turun langsung mengikuti lomba memasak nasi goreng di Mapolres Bangka Barat, Jumat (26/6/2026). Di balik aroma masakan yang memenuhi lokasi, tersimpan tujuan lebih besar, yakni memperkuat kekompakan personel sebagai fondasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang diikuti seluruh Subsatker itu berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam kreasi nasi goreng hasil racikan masing-masing tim. Setiap peserta berlomba menampilkan cita rasa, kreativitas, hingga penyajian terbaik untuk memikat dewan juri.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat sinergi antarpersonel agar berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat sinergi antarpersonel. Semangat itu harus terbawa dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegas AKBP Pradana Aditya.
Pendekatan yang dikemas melalui kegiatan nonformal dinilai menjadi salah satu cara efektif membangun hubungan kerja yang lebih solid. Di tengah padatnya tugas kepolisian, interaksi di luar rutinitas dinas diyakini mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan komunikasi, sekaligus menumbuhkan rasa saling percaya di antara personel.
Suasana perlombaan pun dipenuhi canda, tawa, dan semangat kompetisi sehat. Meski berlangsung santai, setiap tim tetap serius menyajikan menu andalan mereka. Kreativitas menjadi nilai tambah dalam menentukan pemenang.
Hasilnya, Satintelkam Polres Bangka Barat berhasil merebut Juara I melalui menu “Nasi Goreng Rahasia”. Posisi kedua ditempati Satresnarkoba dengan kreasi “Nasi Goreng Ngebul”, sementara Bag SDM mengamankan Juara III lewat sajian “Nasi Goreng Ketapang”.
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa kemenangan bukanlah target utama. Baginya, keberhasilan sesungguhnya terletak pada semakin kuatnya solidaritas, komunikasi, dan rasa kekeluargaan yang terbangun di lingkungan Polres Bangka Barat.
“Yang paling penting bukan siapa yang menang, tetapi bagaimana kegiatan ini semakin mempererat kekompakan personel sehingga berdampak pada pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat,” ujarnya.
Lomba memasak nasi goreng menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Bangka Barat. Kegiatan berlangsung aman, penuh keakraban, dan menjadi bukti bahwa kekompakan tidak hanya dibangun melalui tugas operasional, tetapi juga melalui kebersamaan yang sederhana namun bermakna.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Polres Bangka Barat Racik Soliditas Lewat Nasi Goreng
JUMAT, 26 JUNI 2026
BANGKA BARAT ,DNID.co.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bangka Barat memilih cara berbeda untuk memperkuat soliditas internal. Puluhan personel dari seluruh satuan kerja dan Polsek jajaran turun langsung mengikuti lomba memasak nasi goreng di Mapolres Bangka Barat, Jumat (26/6/2026). Di balik aroma masakan yang memenuhi lokasi, tersimpan tujuan lebih besar, yakni memperkuat kekompakan personel sebagai fondasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang diikuti seluruh Subsatker itu berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam kreasi nasi goreng hasil racikan masing-masing tim. Setiap peserta berlomba menampilkan cita rasa, kreativitas, hingga penyajian terbaik untuk memikat dewan juri.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat sinergi antarpersonel agar berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik.
"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat sinergi antarpersonel. Semangat itu harus terbawa dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tegas AKBP Pradana Aditya.
Pendekatan yang dikemas melalui kegiatan nonformal dinilai menjadi salah satu cara efektif membangun hubungan kerja yang lebih solid. Di tengah padatnya tugas kepolisian, interaksi di luar rutinitas dinas diyakini mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan komunikasi, sekaligus menumbuhkan rasa saling percaya di antara personel.
Suasana perlombaan pun dipenuhi canda, tawa, dan semangat kompetisi sehat. Meski berlangsung santai, setiap tim tetap serius menyajikan menu andalan mereka. Kreativitas menjadi nilai tambah dalam menentukan pemenang.
Hasilnya, Satintelkam Polres Bangka Barat berhasil merebut Juara I melalui menu "Nasi Goreng Rahasia". Posisi kedua ditempati Satresnarkoba dengan kreasi "Nasi Goreng Ngebul", sementara Bag SDM mengamankan Juara III lewat sajian "Nasi Goreng Ketapang".
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa kemenangan bukanlah target utama. Baginya, keberhasilan sesungguhnya terletak pada semakin kuatnya solidaritas, komunikasi, dan rasa kekeluargaan yang terbangun di lingkungan Polres Bangka Barat.
"Yang paling penting bukan siapa yang menang, tetapi bagaimana kegiatan ini semakin mempererat kekompakan personel sehingga berdampak pada pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat," ujarnya.
Lomba memasak nasi goreng menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Bangka Barat. Kegiatan berlangsung aman, penuh keakraban, dan menjadi bukti bahwa kekompakan tidak hanya dibangun melalui tugas operasional, tetapi juga melalui kebersamaan yang sederhana namun bermakna.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.