Stand Dekranasda Berbagai Daerah Diserbu Pengunjung pada Hari Terakhir Pameran di TSM Makassar

Dnid.co.id, Makassar – Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota masih menjadi magnet bagi pengunjung pada hari terakhir pameran dalam rangka HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, berakhir Minggu (12/7/2026).

Masyarakat terus memadati area pameran untuk melihat hingga membeli produk kerajinan khas dari berbagai daerah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pengunjung tidak hanya berburu cendera mata, tetapi juga mencari produk wastra, aksesori, hingga kerajinan tangan yang menjadi unggulan masing-masing daerah.

Sekretaris Bidang Kemitraan Dekranasda Kota Makassar, Saciko Salahuddin, mengatakan animo masyarakat terhadap produk lokal cukup tinggi sejak pameran dibuka. Salah satu produk yang paling banyak dicari adalah baju bodo dan minyak tawon.

“Karena baju bodo menjadi salah satu pakaian yang banyak digunakan pada rangkaian kegiatan Dekranas, permintaannya cukup tinggi. Sekitar 30 baju bodo sudah terjual. Begitu juga minyak tawon, kurang lebih 100 botol telah dibeli pengunjung,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya permintaan membuat pihaknya kembali menambah stok minyak tawon agar kebutuhan pengunjung tetap terpenuhi selama pameran berlangsung.

“Kami sudah melakukan restock sekitar 100 botol lagi,” katanya.

Selain menjual produk unggulan, Dekranasda Makassar juga menampilkan proses pemasangan manik-manik atau payet pada baju bodo secara langsung.

Demonstrasi tersebut menarik perhatian pengunjung yang ingin melihat proses pembuatan busana tradisional khas Sulawesi Selatan.

Antusiasme serupa juga terlihat di stand Dekranasda Kabupaten Sinjai. Sekretaris II Dekranasda Kabupaten Sinjai, Nita Utami, menilai pameran menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kerajinan daerah kepada masyarakat.

Sementara itu, stand Dekranasda Kabupaten Ende dan Kabupaten Alor juga ramai didatangi pengunjung. Sekretaris TP PKK Kabupaten Alor, Inez, mengatakan sejumlah produk kerajinan, terutama tas anyaman, berhasil menarik minat pembeli.

“Sudah ada dua tas yang terjual, masing-masing seharga Rp450 ribu dan Rp300 ribu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan harga produk kerajinan yang dipamerkan berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp550 ribu. Kehadiran pameran Dekranas di Makassar dinilai menjadi peluang bagi pelaku UMKM dan perajin daerah untuk memperluas promosi sekaligus meningkatkan penjualan produk unggulan mereka.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 12 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Redaksi

Editor: Redaksi

Sumber Berita: wawancara

Penanggung Jawab: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru