Buka Pelatihan Kemasjidan, Kepala Kemenag Tana Toraja Tekankan Masjid Ramah Anak dan Lansia
Tana Toraja, DNID.co.id — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mengkendek bekerja sama dengan Pengurus Masjid Nurul Falah Getengan menggelar Kegiatan Pelatihan Imam, Khatib, dan Management Kemasjidan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, dan dihadiri oleh para imam serta pengurus masjid se-Kecamatan Mengkendek, para santri Pondok Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Tana Toraja, serta siswa MAN Tana Toraja di Masjid Nurul Falah Getengan pada Senin, (21/9/2026).
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja, H. Usman Senong, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menilai kolaborasi antara pengurus masjid dan KUA merupakan langkah nyata dalam menghadirkan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Masa depan syiar Islam dan pemakmuran masjid ada di pundak para generasi muda. Melalui pelatihan ini, kita berharap para siswa dan santri siap menjadi penerus yang mampu tampil sebagai imam dan khatib di tengah masyarakat,” ujar H. Usman Senong.
Lebih lanjut, ia menekankan agar fungsi masjid tidak sebatas menjadi tempat pelaksanaan ibadah Salat Jumat saja.
Masjid harus didorong menjadi ruang yang ramah bagi seluruh kalangan, termasuk lansia, anak-anak, dan musafir, serta hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial umat.
Dalam kesempatan tersebut, H. Usman Senong juga mengajak seluruh jemaah dan pengurus masjid untuk mendukung program asta protas menteri agama dan juga pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengapresiasi pencapaian Pemerintah Daerah Tana Toraja yang berhasil meraih Juara 2 Lingkungan Asri dan Pengelolaan Sampah Tingkat Sulawesi Selatan pada Jumat (8/9/2026) di Kota Makassar.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Mengkendek sekaligus Ketua Panitia Kegiatan, H. Irwan Arif, menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM pengurus masjid serta generasi muda di wilayah Mengkendek.
Adapun materi utama yang diberikan dalam pelatihan ini mencakup dua fokus kegiatan; Manajemen Kemasjidan: Pengelolaan tata kelola masjid yang inklusif, bersih, dan berorientasi pada pelayanan jemaah dan Pelatihan Imam dan Khatib: Pembekalan teknis dan kompetensi dakwah bagi calon imam dan khatib, khususnya generasi muda.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Buka Pelatihan Kemasjidan, Kepala Kemenag Tana Toraja Tekankan Masjid Ramah Anak dan Lansia
SELASA, 22 SEPTEMBER 2026
Tana Toraja, DNID.co.id — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mengkendek bekerja sama dengan Pengurus Masjid Nurul Falah Getengan menggelar Kegiatan Pelatihan Imam, Khatib, dan Management Kemasjidan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, dan dihadiri oleh para imam serta pengurus masjid se-Kecamatan Mengkendek, para santri Pondok Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Tana Toraja, serta siswa MAN Tana Toraja di Masjid Nurul Falah Getengan pada Senin, (21/9/2026).
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja, H. Usman Senong, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menilai kolaborasi antara pengurus masjid dan KUA merupakan langkah nyata dalam menghadirkan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
"Masa depan syiar Islam dan pemakmuran masjid ada di pundak para generasi muda. Melalui pelatihan ini, kita berharap para siswa dan santri siap menjadi penerus yang mampu tampil sebagai imam dan khatib di tengah masyarakat," ujar H. Usman Senong.
Lebih lanjut, ia menekankan agar fungsi masjid tidak sebatas menjadi tempat pelaksanaan ibadah Salat Jumat saja.
Masjid harus didorong menjadi ruang yang ramah bagi seluruh kalangan, termasuk lansia, anak-anak, dan musafir, serta hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial umat.
Dalam kesempatan tersebut, H. Usman Senong juga mengajak seluruh jemaah dan pengurus masjid untuk mendukung program asta protas menteri agama dan juga pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengapresiasi pencapaian Pemerintah Daerah Tana Toraja yang berhasil meraih Juara 2 Lingkungan Asri dan Pengelolaan Sampah Tingkat Sulawesi Selatan pada Jumat (8/9/2026) di Kota Makassar.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Mengkendek sekaligus Ketua Panitia Kegiatan, H. Irwan Arif, menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM pengurus masjid serta generasi muda di wilayah Mengkendek.
Adapun materi utama yang diberikan dalam pelatihan ini mencakup dua fokus kegiatan; Manajemen Kemasjidan: Pengelolaan tata kelola masjid yang inklusif, bersih, dan berorientasi pada pelayanan jemaah dan Pelatihan Imam dan Khatib: Pembekalan teknis dan kompetensi dakwah bagi calon imam dan khatib, khususnya generasi muda.